KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong penggunaan produk dalam negeri sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pelaku usaha agar semakin mengutamakan produk buatan dalam negeri.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk Indonesia, mendorong penggunaan barang dalam negeri, serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal.
“Ketika masyarakat memilih produk dalam negeri, secara tidak langsung kita ikut memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Suli.

Menurutnya, sosialisasi juga diarahkan agar para peserta dapat berkontribusi secara langsung dalam memajukan UMKM Kota Tangerang. Peserta diharapkan tidak hanya menjadi konsumen yang cerdas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dengan ikut mengampanyekan penggunaan produk lokal di lingkungan masing-masing.
Selain mendorong masyarakat menggunakan produk dalam negeri, kegiatan tersebut juga memberikan motivasi kepada para pelaku usaha untuk mampu menangkap berbagai peluang pasar, termasuk peluang yang berasal dari belanja pemerintah.
Pelaku UMKM juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar mampu bersaing dengan produk dari luar negeri.
“Kegiatan Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Tahun Anggaran 2026 diikuti 100 peserta yang terdiri dari pelaku usaha UMKM perwakilan dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Keterlibatan pelaku usaha dari seluruh kecamatan diharapkan dapat memperluas pemahaman sekaligus memperkuat gerakan penggunaan produk lokal,” jelas Suli.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM, terutama dalam meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta membuka peluang pasar yang lebih besar.
“Kami ingin peserta semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk, menangkap peluang pasar, dan ikut berkontribusi dalam memajukan UMKM Kota Tangerang,” harapnya. (Sumarna)




