Banten

Banten (7136)

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (01/06/26).

Upacara tersebut diikuti unsur Forkopimda, ASN, TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen daerah lainnya.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, semangat kebangsaan harus terus dijaga di tengah keberagaman masyarakat, khususnya di Kabupaten Tangerang.

“Semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi energi bersama dalam memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Tangerang,” tegas Bupati Maesyal.

Lanjut dia, kehadiran jajaran Forkopimda, ASN, TNI, dan Polri dalam upacara tersebut menunjukkan kuatnya komitmen bersama untuk menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap sendi kehidupan Menurutnya, kebersamaan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa Pancasila masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat tersebut harus terus dikumandangkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita semua menjalankan amanah dari Pemerintah Pusat dengan memastikan nilai-nilai dan norma-norma Pancasila terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, penanaman nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat.

“Sebagaimana kita tahu bahwa Pancasila adalah dasar negara dan pegangan hidup kita dalam menjalankan tugas sehari-hari. Upaya yang terus menerus dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, khususnya di Kabupaten Tangerang, sangat diperlukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberagaman yang ada di Kabupaten Tangerang harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan. Nilai toleransi, gotong royong, dan saling menghormati perlu terus dijaga agar kehidupan masyarakat tetap harmonis dan kondusif.

“Dengan Pancasila, kita hidup, duduk, berdiri dan juga menjalankan tugas bersama-sama. Dengan nilai-nilai Pancasila, kita pelihara, kita abadikan. Nilai-nilai Pancasila untuk toleransi juga terus kita kedepankan,” tegasnya.

Bupati Maesyal juga menekankan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam pelayanan publik yang semakin baik. Dia juga tidak menutup mata bahwa Pemkab Tangerang masih memiliki berbagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk menjawab harapan masyarakat.

“Pastinya, banyak PR yang harus kita kerjakan sebagai implementasi atau penjabaran dari nilai-nilai Pancasila terhadap kepentingan harapan masyarakat Kabupaten Tangerang. Untuk itu, kita jalankan dan kita tingkatkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, serta kapasitas kita sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota Tangerang menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Ahmad Yani, Minggu (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, serta diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB tersebut diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang. Suasana penuh semangat kebangsaan terasa sejak awal pelaksanaan upacara hingga rangkaian acara berakhir.

Dalam amanatnya, Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah momentum bagi kita semua untuk meneguhkan komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai gotong royong, toleransi, persatuan, dan keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sachrudin di hadapan peserta upacara.

Ia menambahkan, nilai-nilai luhur Pancasila harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan, terutama di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

IMG 20260601 WA0101

Turut hadir dalam upacara tersebut unsur Forkopimda Kota Tangerang, di antaranya Kapolres Metro Tangerang Kota, Dandim 0506/Tangerang, Ketua DPRD Kota Tangerang beserta anggota, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, serta Ketua Pengadilan Negeri Tangerang.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah Kota Tangerang, para asisten daerah, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, ASN, personel TNI/Polri, pelajar, serta berbagai organisasi kemasyarakatan se-Kota Tangerang.

Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh khidmat, mulai dari pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, hingga doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan untuk kemajuan bangsa.

Usai pelaksanaan upacara, Wali Kota Tangerang bersama jajaran Forkopimda menyalami para peserta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kekompakan seluruh unsur pemerintah serta masyarakat dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.

Pada kesempatan tersebut, Sachrudin juga mengajak seluruh ASN dan masyarakat Kota Tangerang untuk terus menjadikan Pancasila sebagai “rumah besar” yang mempersatukan keberagaman.

“Melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila, kita optimistis pembangunan Kota Tangerang yang inklusif, maju, dan berkeadaban dapat terus terwujud demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” katanya.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ditutup dengan sesi foto bersama dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Lapangan Ahmad Yani yang menjadi lokasi kegiatan kembali menegaskan perannya sebagai pusat pelaksanaan kegiatan kenegaraan dan kebangsaan di Kota Tangerang. (Sumarna)

TANGERANG, lensafokus.id – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke 118 yang mengusung tema "IDI Berkemajuan, Bangsa Sehat dan Sejahtera", Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Sentra Mulia Jaya Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Wilayah Banten menggelar aksi kemanusiaan.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial Operasi Mata Katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang pada Minggu, 31/05/2026.

Kegiatan Baksos ini ditujukan bagi penderita katarak yang masuk dalam kriteria Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Desil 1 sampai 5. Pada pelaksanaan kali ini, tercatat sebanyak 66 pasien katarak hadir untuk mendapatkan tindakan medis.

Kepala Sentra Mulia Jaya Jakarta, Siti Indriasari Oktaviana, menjelaskan bahwa operasi katarak ini merupakan bagian dari wujud nyata kepedulian sosial pemerintah pusat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah demi menyejahterakan masyarakat.

"Kegiatan sosial ini sangat beragam, dan khusus operasi katarak, kami bekerja sama erat dengan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang untuk menyaring penerima manfaat yang tepat sasaran, dari Desil 1 hingga Desil 5, yang membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN," ujar Siti Indriasari.

Direktur RSUD Kabupaten Tangerang, dr. Endang Widyastiwi, menyampaikan kesiapan penuh pihak rumah sakit dalam memfasilitasi bakti sosial ini. Pihak RSUD menyediakan empat kamar operasi dan mengerahkan tim dokter spesialis mata serta perawat mata dengan kapasitas ruangan sekitar 80 pasien.

RSUD Kabupaten Tangerang juga tetap membuka pelayanan pada hari libur untuk melakukan pemeriksaan pasca operasi (post operative care) guna memastikan kondisi pasien pasca-tindakan dalam keadaan baik dan sehat.

Sementara itu, Ketua Perdami Banten, Dr. Darmawan M Sophian, menyatakan bahwa bakti sosial ini merupakan komitmen berkelanjutan Perdami untuk memberantas kebutaan akibat katarak di wilayah Banten. Dalam operasi kali ini, tim medis menggunakan teknologi terbaru yang meminimalisir sayatan dan mempercepat proses penyembuhan pasien.

"Pada operasi kali ini, kami menggunakan teknik Phacoemulsification (fakoemulsifikasi). Teknik ini merupakan metode operasi modern dengan luka minimal, tanpa jahitan yang menyulitkan, proses tindakan yang cepat, serta masa penyembuhan yang jauh lebih singkat. Hal ini tentu akan meningkatkan kualitas hidup para pasien secara signifikan agar mereka bisa kembali melihat dengan jelas dan mandiri," jelas Darmawan.

Ia juga menambahkan bahwa Perdami Banten menurunkan lebih dari 10 dokter spesialis mata untuk memastikan kelancaran bakti sosial ini. Seluruh pasien yang telah menjalani operasi akan mendapatkan pengawasan medis berkala, dimulai dari pemeriksaan H+1 pasca operasi di RSUD, hingga pemeriksaan H+7 yang akan diarahkan ke fasilitas kesehatan atau puskesmas terdekat dari domisili masing-masing pasien.

Sebagai bentuk perhatian lebih, Kemensos juga memberikan bingkisan bagi para pasien yang pulang setelah dinyatakan stabil oleh tim dokter.

Kesan mendalam turut dirasakan oleh para penerima manfaat. Sopian, salah satu pasien asal Kecamatan Cisoka, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas terselenggaranya program ini. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan operasi gratis ini.

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih sekali dengan adanya operasi katarak gratis ini. Selama ini penglihatan saya sudah sangat terganggu untuk beraktivitas. Alhamdulillah, pelayanannya cepat, dokternya ramah, dan semuanya gratis tanpa biaya. Program ini benar-benar membantu masyarakat kecil seperti kami," ungkap Sopian usai menjalani tindakan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, H. Aziz Gunawan, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan koordinasi lintas sektor dan mengapresiasi kolaborasi ini. Kerja sama tersebut telah menggerakkan seluruh elemen mulai dari tingkat camat, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga para pendamping, sehingga pelaksanaan bakti sosial ini berjalan sukses, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di 29 kecamatan se Kabupaten Tangerang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Festival Tabuh Bedug ke-35 Kecamatan Teluknaga, Sabtu malam (30/05/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan festival tabuh bedug tersebut yang juga dihadiri oleh Gubernur Banten, Andra Soni beserta istri, Tinawati Andra Soni

"Festival tabuh bedug tingkat kecamatan Teluknaga ini menjadi salah satu kebanggaan, salah satu warisan budaya yang senantiasa terus diabadikan dan dijalankan setiap tahun," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, festival tabuh bedug bukan hanya merupakan kebanggaan masyarakat kecamatan Teluknaga dan Kabupaten Tangerang namun juga membuktikan wujud pelestarian budaya, kekompakan dan kebersamaan masyarakat Teluknaga yang luar biasa.

"Ini tidak hanya kebanggaan masyarakat Teluknaga dan Kabupaten Tangerang semata tapi merupakan wujud pelestarian warisan budaya, kekompakan dan kegotong-royongan untuk kemajuan bersama," ungkapnya

Pihaknya berharap kegiatan tersebut terus ditingkatkan ke depannya, tidak hanya tingkat lokal semata tapi juga bisa lebih luas lagi di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

"Kami berharap kegiatan ini terus dapat dijalankan dan ditingkatkan lebih luas lagi hingga tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional, sebagai wujud nyata kita cinta dan selalu ingat terhadap warisan budaya pendahulu kita," ujarnya

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir dan mendukung kegiatan tersebut.

Kami atas nama masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya masyarakat Kecamatan Teluknaga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur beserta ibu yang sudah hadir. Ini membuktikan bahwa pak gubernur selalu peduli dan mendukung kita semua, khususnya masyarakat Teluknaga," ucapnya

Gubernur Banten, Andra Soni mengungkapkan rasa kagum dan bangganya atas atusiasme dan kekompakan masyarakat Teluknaga untuk menyukseskan festival bedug tersebut

"Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya sangat bangga dan merasa terhormat bisa hadir bersama-sama dengan masyarakat Teluknaga. Atas kokompakan dan bimbingan pak bupati, pak camat dan seluruh forkopimcam, hari ini tumpah ruah mengikuti kegiatan festival tabuh bedug yang ke-35," ujar Andra Soni

Ia juga akan mendorong festival bedug tersebut bisa menjadi agenda yang lebih besar yaitu tingkat provinsi bahkan nasional

"Ini keren dan luar biasa. Mudah-mudahan kita dikasih waktu yang cukup dan saya mendoakan acara ini sukses dan bisa berlanjut tahun depan dan mudah-mudahan bisa masuk ke event nasional," tegasnya

Sementara itu, Camat Teluknaga, Kurnia melaporkan bahwa acara festival bedug Kec. Teluknaga merupakan ciri khas dan icon warisan seni budaya Kecamatan Teluknaga yang telah menjadi agenda tetap setiap tahunnya.

"Kegiatan karnaval budaya tabuh bedug yang sudah kita laksanakan tadi siang hari, peserta dari 13 desa hadir, ada 1.000 kendaraan roda dua dan kurang lebih 200 kendaraan roda empat. Saat ini ada 16 peserta tabuh bedug yang akan kita dengarkan dan saksikan bersama," ungkap Kurnia. (Red)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – PT Indomarco Prismatama melalui brand ritel modern Indomaret resmi membuka gerai terbarunya yang berlokasi di Jalan Hasyim Ashari No. 10, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (30/5/2026).

Gerai yang mulai melayani konsumen sejak pukul 07.30 WIB tersebut diharapkan dapat menjadi solusi belanja yang praktis dan mudah dijangkau bagi masyarakat Cipondoh dan sekitarnya.

Peresmian gerai baru tersebut dilakukan oleh Jatmiko. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pembukaan gerai ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas akses layanan ritel modern kepada masyarakat.

“Pembukaan gerai ini bertujuan untuk memperluas akses layanan ritel modern bagi masyarakat Cipondoh dan sekitarnya. Dengan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau, Indomaret Jalan Hasyim Ashari Cipondoh diharapkan menjadi alternatif belanja kebutuhan harian yang cepat, mudah, dan hemat,” ujar Jatmiko.

Ia menambahkan, Indomaret berkomitmen untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui penyediaan produk yang lengkap serta pelayanan yang nyaman dan aman.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Semoga kehadiran Indomaret ini dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari warga dengan pelayanan yang nyaman, aman, dan lengkap,” tambahnya.

IMG 20260530 WA0033

Gerai Indomaret Hasyim Ashari Cipondoh beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WIB. Berbagai kebutuhan masyarakat tersedia di gerai tersebut, mulai dari kebutuhan pokok, makanan dan minuman, bumbu dapur, perlengkapan rumah tangga, hingga produk perawatan pribadi.

Selain itu, gerai ini juga menyediakan berbagai layanan Payment Point Online Bank (PPOB) seperti pembayaran tagihan listrik, air bersih, pembelian pulsa, hingga layanan top up saldo digital yang semakin memudahkan aktivitas masyarakat.

Suasana pembukaan gerai berlangsung meriah. Sejumlah program promosi dan hiburan turut diselenggarakan untuk menyambut kehadiran gerai baru tersebut, di antaranya games berhadiah, doorprize menarik, serta pembagian kupon belanja bagi para pelanggan yang hadir. (Sumarna)

Tangerang, lensafokus.id - Satresnarkoba Polresta Tangerang membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sintetis di beberapa TKP. Dari hasil penyelidikan, beberapa TKP tersebut saling terhubung mulai dari Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Cipulir, Jakarta Selatan, hingga Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang tersangka beserta barang bukti narkotika sintetis dalam jumlah besar.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, jaringan tersebut menggunakan berbagai modus penyamaran untuk mengelabui petugas.

"Mulai dari kemasan makanan cepat saji hingga bungkus rokok," kata Indra Waspada, Kamis (28/5/2026).

Dia menjelaskan, awalnya pada Senin, (10/2/2026), polisi menangkap seorang pria berinisial MS di sebuah rumah di Kampung Bayur, Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur. Dari rumah tersangka MS, petugas menemukan tembakau sintetis siap edar dengan total berat bruto 155,88 gram.

"Pemeriksaan terhadap telepon genggam tersangka kemudian mengungkap adanya transaksi pemesanan pasta sintetis seberat 100 gram melalui media sosial," ujarnya.

Petugas lalu melakukan controlled delivery di wilayah Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis, (12/2/2026) sekitar pukul 04.25 WIB. Polisi kemudian menemukan paket narkotika yang disamarkan di dalam kemasan ayam goreng cepat saji.

"Paket tersebut diketahui berisi narkotika jenis pasta sintetis seberat 65,58 gram," terang Indra Waspada.

Pengembangan kasus berlanjut ke wilayah Cipulir, Jakarta Selatan. Di lokasi itu, polisi berhasil menangkap dua pria berinisial SFA dan MK. Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas menemukan tembakau sintetis yang disembunyikan di dalam bungkus rokok dengan berat masing-masing 4,93 gram, 4,84 gram dan 5 gram.

"Kami juga menemukan satu bungkus plastik merah berisi tembakau sintetis seberat 2.330 gram atau 2 kilogram lebih," beber Indra Waspada.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan cairan alkohol, cairan chloroform, serta sejumlah alat produksi seperti timbangan elektrik, plastik klip, alat pengaduk dan gelas ukur.

Kata Indra Waspada, petugas terus melakukan pengembangan. Hingga kemudian mengarah ke sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

"Di rumah itu kami menangkap seorang pria berinisial GPA," ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan narkotika jenis tembakau sintetis bentuk padat seberat 1.101 gram. Serta narkotika cair atau spray sebanyak 15 mililiter. Barang bukti tersebut dikemas dalam berbagai bentuk untuk mengelabui petugas, mulai dari plastik klip, lakban merah dan coklat hingga botol kaca berisi cairan sintetis.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. (Red)

Page 61 of 714
Go to top