Tangerang, lensafokus.id – Terjadi kebakaran disetiap sisi tumpukan sampah yang terpantau hampir kurang krbih 15 hektar titik api di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Jati Waringin dan dampaknya 154 warga Desa Gintung Kecamatan Mauk mengalami infeksi pernapasan (Ispa) Rabu, 01/07/2026.
Diduga kebakaran tersebut faktor kesengajaan dibakar untuk mengurangi penumpukan sampah yang kian hari semakin menumpuk dan proses pengelolahannyapun dianggap tidak maksimal dibandingkan volume sampah yang setiap barang mobil truk sampah masuk ke TPA sampai tidak terhitung antriannya, asumsi dugaan ini diperkuat pada saat pernah terjadi hal yang sama di tgl 7 Spril 2022 dan 13 september 2023.
Salah satu warga yang tidak jauh tinggal di TPA Jati Waringin kepada awak Media menyampaikan,” dari kemarin sampai hari ini kobaran api tidak juga dapat ditanggulangi untuk dipadamkan malah semakin melebar.
” Kepulan asapnya buat sesak pak’ blom lagi panas yang ditimbulkan.” ucap KR.
Sementara petugas Damkar merasa kewalahan bahkan menyampaikan sudah berkordinasi dengan Bads Nasional Penanggulang Bencana ( BNPB ) untuk diminta bantuannya mengatasi pemadaman kobaran api lewat udara.” ucap petugas.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan, luas area yang terbakar terus bertambah akibat kondisi cuaca panas dan embusan angin yang cukup kencang sehingga mempercepat penyebaran api.
“Hingga saat ini Tim masih berusaha memadamkan kobaran api yang saat ini sudah melebar ke luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare,” ujar Suharyanto.
Untuk mempercepat penanganan, BNPB mengerahkan dua helikopter water bombing jenis MI-8AMT yang masing-masing mampu membawa hingga 4.000 liter air.
Pemadaman melalui jalur udara dinilai lebih efektif karena sebagian titik api berada di timbunan sampah yang sulit dijangkau petugas dari darat.
“Kita datangkan dua helikopter water bombing dan jika diperlukan lakukan operasi modifikasi cuaca,” ujar Suharyanto.
Informasi yang di dapat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 154 warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran TPA Jatiwaringin.
Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, mayoritas warga yang mengalami gangguan kesehatan merupakan balita, ibu hamil, serta kelompok rentan yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran.
“Tadi kebetulan ada satu kasus tadi ada ibu hamil yang kita rujuk ke rumah sakit karena selain hamil, ada gangguan pernapasan, jadi kita rujuk ke rumah sakit,” ujar Hendra di lokasi.
Untuk menangani warga terdampak, Dinkes telah mendirikan empat posko kesehatan di sekitar TPA Jatiwaringin. Sebanyak 25 tenaga medis juga diterjunkan dan disiagakan selama 25 jam untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk warga yang mengungsi.
“Di lapangan itu ada lebih kurang 25 personel, dan itu akan bergantian nanti jaga malam pun kalau ada yang kebetulan ada masyarakat yang mengungsi,” jelas Hendra. (Mala)
Tangerang, lensafokus.id – Polsek Tigaraksa menerima kunjungan silaturahmi dari pengasuh dan pembina Pondok Pesantren (Ponpes) Da'i Preneur Indonesia pada Rabu (1/7/2026). Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Kyai Syahdan, Pendakwah Nasional yang biasa tampil di Damai Indonesiaku TV ONE sekaligus Pendiri dan pengasuh Ponpes Da'i Preneur Indonesia, bersama komedian senior sekaligus pembina ponpes Azis Gagap, serta Ketua BPD Desa Tapos Syahrudin.
Kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk menjalin sinergi dan meminta dukungan terkait rencana pembangunan kawasan ponpes berbasis ekonomi kreatif dan wisata di wilayah Kecamatan Tigaraksa. Pertemuan hangat ini disambut langsung oleh Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana, S.H., M.H.
Kyai Syahdan menjelaskan bahwa Ponpes Da'i Preneur Indonesia akan dibangun di Kampung Tapos Gardu, Desa Tapos RT 02/01, Kecamatan Tigaraksa. Pesantren ini dirancang khusus untuk mencetak generasi pendakwah yang mandiri secara ekonomi. Rencana besar ini mengusung visi menciptakan da'i yang matang secara spiritual sekaligus mampu menggerakkan ekonomi lokal. Pihak pengelola akan mengintegrasikan pesantren dengan konsep Desa Wisata Religi dan Agro Wisata. Lahan yang akan dibangun saat ini seluas 1 hektar dan kini dalam proses pengembangan hingga mencapai total luas seluruh tanah 1,7 hektar.
Pesantren ini menargetkan untuk membuka jenjang pendidikan tingkat SMP ke atas, dengan memprioritaskan fasilitas pendidikan gratis bagi anak-anak yatim piatu yang memiliki potensi dan prestasi akademik.
Pihak pengelola menjadwalkan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pada tanggal 13 September 2026. Proyek mulia ini juga telah mengantongi dukungan resmi dari kepala desa setempat, camat, hingga bupati.

Pembina Ponpes Da'i Preneur Indonesia, Azis Gagap, menegaskan bahwa kedatangan mereka ke markas kepolisian ini adalah bentuk sowan dan permohonan restu agar pembangunan berjalan kondusif.
"Kedatangan kita ke Polsek Tigaraksa dalam rangka salam silaturahmi, sekaligus meminta support untuk pembangunan pesantren," ujar komedian senior tersebut.
Dukungan Penuh Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana, S.H., M.H., menyambut hangat rencana pembangunan tersebut. Pihaknya menyatakan siap mengawal dan mendukung penuh kehadiran ponpes karena membawa dampak positif bagi generasi muda, pengembangan ekonomi lokal dan keamanan wilayah.
"Kita sangat mendukung kegiatan ini karena merupakan kegiatan keagamaan, mendorong ekonomi desa dan juga menambah sarana pendidikan di wilayah Tigaraksa, terutama untuk generasi penerus yang akan membidangi ilmu agama Islam," kata AKP I Made Artana.
Beliau juga mengapresiasi kurikulum yang memadukan dakwah dengan kemandirian finansial.
"Konsep dari pendidikan entrepreneur ini menyajikan program ekonomi kreatif yang disisipi keahlian pertanian, peternakan dan desa wisata religi. Harapannya, anak-anak yang melanjutkan jenjang pendidikan di sini bisa menekuni bidang keagamaan sekaligus kemandirian dalam ekonomi," pungkas Kapolsek Tigaraksa. (Mala)
TANGERANG, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menerima kunjungan delegasi Dinas Pendidikan Kota Gwangmyeong, Korea Selatan, bersama Yayasan Dirgantara di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Rabu (1/7/2026).
Dalam sambutannya, Sekda Soma menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi. Ia menilai kunjungan ini sebagai sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi. Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami dapat menerima kunjungan Bapak dan Ibu sekalian di Kabupaten Tangerang," ujar Sekda Soma.
Ia berharap kunjungan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membangun komunikasi yang lebih erat di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Menurutnya, di tengah perkembangan dunia yang begitu cepat, pendidikan menjadi kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Tantangan generasi muda saat ini menuntut daerah tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, adaptif terhadap teknologi, mampu berpikir global, namun tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan jati diri bangsa.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai upaya, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penyediaan sarana prasarana, penguatan literasi dan numerasi, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran," jelasnya.
Lebih lanjut, Sekda Soma menyadari bahwa membangun pendidikan berkualitas juga memerlukan sinergi dan kolaborasi global. Oleh karena itu, ia menyambut baik kunjungan ini sebagai ruang produktif untuk berbagi wawasan mengenai inovasi pembelajaran berbasis teknologi serta pengembangan profesionalisme tenaga pendidik.
Ia pun berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kolaborasi nyata, seperti pertukaran pengalaman pendidikan, pembelajaran kolaboratif antar sekolah, pengembangan kapasitas guru, hingga pertukaran budaya yang dapat mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Republik Korea.
"Kami percaya pendidikan juga menjadi sarana menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, dan kepedulian bagi warga dunia. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Dirghantara yang telah memfasilitasi pertemuan berharga ini," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Kantor Dukungan Pendidikan Gwangmyeong, Mun Sang-myon, menuturkan bahwa Kepala Kantor Pendidikan Gwangmyeong memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap kunjungan ini. Pihaknya menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Sekda Soma Atmaja yang mewakili Bupati Tangerang, serta jajaran pejabat terkait.
Apresiasi senada juga disampaikan kepada Yayasan Dirghantara serta Kepala Sekolah SMK Penerbangan Dirgantara, beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan penuh. Secara khusus, delegasi merasa terkesan atas penyambutan dari para siswa sejak pagi hari.
"Sambutan luar biasa dari para siswa memberikan kesan hangat dan mendalam bagi kami. Merupakan kehormatan besar dapat bertemu dengan para tokoh dan insan pendidikan yang luar biasa dalam kesempatan ini," ungkap perwakilan delegasi tersebut.
Lebih lanjut, Kantor Dukungan Pendidikan Gwangmyeong menegaskan komitmennya dalam mendorong siswa untuk memperluas wawasan ke tingkat global dan tumbuh sebagai generasi unggul yang berdaya saing internasional melalui penguatan kerja sama.
"Pertemuan hari ini diharapkan menjadi langkah awal berharga dalam membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda kedua negara. Meski saat ini para siswa sedang memasuki masa liburan sehingga belum dapat bertemu langsung, kami sangat bersyukur dapat meninjau lingkungan pendidikan yang unggul di sini serta berdiskusi secara mendalam mengenai peluang kerja sama," tambahnya.
Pihaknya berharap kerja sama dan pertukaran pendidikan antara Gwangmyeong dengan Provinsi Banten, khususnya wilayah Kabupaten Tangerang, dapat terus berkembang lebih aktif di masa mendatang serta berkontribusi nyata pada pembangunan pendidikan yang berkelanjutan bagi kedua negara. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Sinergitas tanpa batas ditunjukkan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di wilayah hukum Polsek Cisoka. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, jajaran pimpinan Kecamatan Cisoka, Jayanti, dan Solear menggelar kunjungan kejutan ke Mapolsek Cisoka pada Rabu (1/7/2026).
Suasana hangat langsung terasa saat Camat Cisoka Sumartono, Camat Solear Rizki Nurul Fajar, Sekcam Solear Raka Adiputra, Camat Jayanti Yandri Permana, serta Danramil Cisoka Kapten Inf Triadi beserta jajaran tiba di Mapolsek. Kehadiran mereka yang didampingi oleh Media Center Polsek Cisoka ini mengejutkan personel yang sedang bertugas. Sebagai bentuk perhatian dan kemitraan yang erat, para camat tampak membawa kue ulang tahun khusus untuk merayakan hari jadi Korps Bhayangkara tersebut.
Acara kunjungan ini sekaligus dirangkaikan dengan pemotongan kue dan doa bersama sebagai bentuk syukuran HUT Bhayangkara ke- 80 dan atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi tujuh personel Polsek Cisoka yang diwakili oleh Iman BA Kanit Provost. Adapun jajaran personel Polsek Cisoka yang mendapatkan berkah kenaikan pangkat tersebut meliputi Aiptu Fran, Aiptu Joko Supando, Aiptu Romdhani, Aiptu Wahyudin, Aipda Iman Budiana, Briptu Damas.

Kapolsek Cisoka, Iptu Aditya Surya Sakti, S.Tr.K., M.M.. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kejutan dan dukungan materiil maupun moril yang diberikan oleh jajaran Forkopimcam dan media.
"Semoga dengan bertambahnya usia yang ke-80 dalam HUT Bhayangkara ini, Polri ke depannya menjadi institusi yang lebih baik dan transparan. Kami berharap terus dijauhkan dari masalah serta dapat selalu bermitra dan bersinergi dengan baik, baik dengan pemerintah daerah maupun rekan-rekan media," ujar iptu Aditya Surya Sakti.
Kapolsek juga menambahkan bahwa keharmonisan antar-instansi ini menjadi kunci utama dalam menjaga kondusifitas lingkungan. "Sehingga apa yang dicita-citakan oleh wilayah Cisoka, Jayanti, dan Solear bisa tercapai, dijauhkan dari segala permasalahan, serta wilayah kita selalu aman dan adem," pungkasnya.
Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah antara personel kepolisian, TNI, jajaran aparatur kecamatan, dan awak media yang hadir, mencerminkan kuatnya pilar sinergitas di wilayah Kabupaten Tangerang tersebut. (Mala)
TANGERANG, lensafokus.id – Dalam upaya memperluas akses dan edukasi keuangan bagi generasi muda, khususnya bagi siswa tingkat TK, SD dan SMP, PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) atau Bank Kerta Tangerang menggelar kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan pada tanggal 27 juni 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Banten, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kab.Tangerang dan Dinas Pendidikan Kab.Tangerang. Kegiatan yg dihadiri oleh 25 kepala sekolah SD, 79 wali kelas dan 22 bendahara sekolah ini mengusung tema "Menciptakan Budaya Menabung Sejak Dini Melalui Tabungan Siwajar".
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs.H.Syaifullah,MM., memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Ia menilai bahwa inisiatif BUMD ini sangat selaras dengan visi pemerintah daerah dalam menyukseskan Gerakan Gemar Menabung dan program Satu Rekening Satu Pelajar ( KEJAR) di lingkungan anak sekolah mulai dr TK, SD dan SMP.
"Pembekalan edukasi keuangan sejak dini adalah pondasi krusial untuk menciptakan generasi penerus yang mandiri secara finansial. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, BUMD, dan pihak sekolah ini harus terus kita perkuat untuk memberikan dampak yang berkelanjutan," ujar Syaifullah.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Operasional Bank Kerta Tangerang, Abdul Ghani, memaparkan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sesuai amanat Peraturan OJK No.3/2019. Ia juga menyampaikan pertumbuhan penghimpunan Tabungan Anak Sekolah melalui produk Tabungan Simpanan Wajib Belajar (SiWajar).
"Realisasi pencapaian Tabungan Siwajar pada periode Mei 2026 mencapai Rp23.4 milyar atau meningkat 44,23% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya," ungkap Abdul Ghani. Dengan Jumlah sekolah yg telah bekerja sama dengan Bank Kerta mencapai 619 sekolah mulai dari TK, SD dan SMP.
Ia berharap Keberhasilan akselerasi program Tabungan Siwajar tersebut tentu tidak terlepas dari dukungan penuh dan peran aktif berbagai pihak di lapangan. Kami berharap di tahun ajaran berikutnya semakin banyak lagi anak2 sekolah TK, SD dan SMP di wilayah Kab Tangerang membuka tabungan dan rutin menabung di Bank Kerta Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Raden Arya Yudha Negara, Tigaraksa, Rabu (01/07/26).
Seusai upacara, Wakil Bupati Tangerang menyaksikan langsung parade defile dari para peserta upacara yang menunjukkan kesiapan dan kedisiplinan personel gabungan. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur, serta dimeriahkan oleh penampilan memukau dari Polisi Cilik (Pocil) binaan Polres Kota Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi Polri, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Usia 80 tahun merupakan bukti kematangan eksistensi Polri dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Kami sangat mengapresiasi sinergitas yang luar biasa antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah yang selama ini menjadi pilar utama dalam menjaga kondusifitas wilayah, sehingga pembangunan di Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujar Wabup Intan.
Terkait penampilan defile pasukannya, Wabup Intan juga mengaku kagum dengan kedisiplinan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta upacara. Ia berharap momentum ini semakin memperkuat soliditas antarinstansi.
"Melihat parade defile tadi, kita bisa merasakan energi positif dan kesiapsiagaan yang luar biasa dari para personel. Kedisiplinan dan kekompakan ini harus terus dipertahankan. Polri tidak bisa bekerja sendiri, dan kami di jajaran Pemkab Tangerang berkomitmen penuh untuk selalu mendukung langkah-langkah Polri dalam memberikan pelayanan terbaik, mengayomi, serta melindungi seluruh warga Tangerang," lanjutnya.
Di akhir acara, suasana semakin meriah saat barisan Polisi Cilik unjuk gigi dengan gerakan baris-berbaris yang kompak dan penuh semangat. Wabup Intan menilai, pembinaan karakter sejak dini seperti ini sangat penting untuk masa depan generasi muda.
"Penampilan Polisi Cilik tadi sangat luar biasa dan menginspirasi. Ini bukan sekadar tontonan, tetapi merupakan bentuk nyata pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air sejak usia dini. Kita berharap anak-anak ini kelak menjadi generasi penerus bangsa yang taat hukum, berkepribadian kuat, dan mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Tangerang di masa depan," pungkas Wabup Intan.
Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus ditingkatkan demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung menemui warga yang terdampak kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. Rabu dini hari, (1/7/26)
Dalam kunjungannya, Bupati Maesyal Rasyid berdialog langsung dengan warga yang sementara dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mastikan seluruh kebutuhan dasar warga terpenuhi, mulai dari makanan, air bersih, layanan kesehatan hingga tempat istirahat yang layak.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pak lurah, pak camat, RT/RW, Kapolsek, Danramil dan seluruh pihak yang bergerak cepat membantu memfasilitasi warga kita yang terdampak. Ada sekitar 30 kepala keluarga yang terdampak asap akibat kebakaran TPA Jatiwaringin. Karena asap terbawa angin ke wilayah permukiman, warga langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan pemerintah daerah bersama unsur Forkopimcam dan pemerintah desa untuk menjamin dan memastikan keselamatan warga terdampak. Para warga saat ini sementara ditempatkan di lokasi yang bebas dari paparan asap hingga kondisi di sekitar TPA benar-benar aman.
"Tadi saya sudah bertanya langsung kepada warga, Alhamdulillah semuanya dalam kondisi sehat. Kebutuhan makan dan minum sudah tersedia sejak sore hari. Obat-obatan juga sudah disiapkan dan ada dua dokter beserta perawat yang berjaga hingga pagi untuk memantau kondisi kesehatan warga," ungkapnya.
Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan tambahan seperti kasur, alas tidur, vitamin, serta ambulans siaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk penanganan medis lebih lanjut.
"Air bersih sudah tersedia, alas tidur sudah ada, dan kasur sedang dalam perjalanan dari pemerintah daerah. Kami juga menyiapkan ambulans untuk mengantisipasi jika ada warga yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih lanjut. Seluruh kondisi warga terus kami kontrol dan pantau," jelasnya.
Ia meminta warga tetap berada di lokasi pengungsian sementara sampai proses penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin selesai dan tidak lagi menimbulkan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.
"Saya minta sebelum kondisi TPA benar-benar teratasi dan masih ada asap, warga tetap berada di sini dulu. Makan, minum, vitamin dan pelayanan kesehatan semuanya kami siapkan," tegasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Selasa malam (30/6/26).
Dalam kunjungannya, Bupati memastikan seluruh perangkat daerah terkait bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat sekitar.
Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa kebakaran bermula dari munculnya titik api kecil yang diduga dipicu kondisi cuaca kemarau dan gas metana dari timbunan sampah. Namun, kuatnya embusan angin menyebabkan api dengan cepat meluas ke sejumlah area lain di dalam kawasan TPA yang memiliki luas sekitar 33 hektare.
"Kami menerima laporan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan terkait adanya titik api di TPA Jatiwaringin. Awalnya api masih kecil, namun karena angin bertiup cukup kencang, api kemudian menyebar ke area lain yang memiliki timbunan sampah," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, upaya pemadaman telah dilakukan sejak awal kejadian oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta tim pemadam kebakaran. Namun terdapat sejumlah titik yang sulit dijangkau kendaraan pemadam akibat akses jalan yang terbatas.
"Kami sekarang sedang berupaya membuka akses menuju titik-titik api dengan membongkar timbunan sampah menggunakan alat berat. Tujuannya agar kendaraan pemadam dan alat berat dapat lebih dekat ke lokasi sehingga proses penyiraman bisa dilakukan secara maksimal," jelasnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bahkan, Direktur Jenderal BNPB telah meninjau lokasi dan direncanakan akan dilakukan operasi pemadaman dari udara menggunakan helikopter untuk menjangkau area yang tidak dapat diakses melalui jalur darat.
"Alhamdulillah tadi juga sudah hadir dari BNPB dan besok direncanakan dilakukan penyiraman dari udara menggunakan helikopter. Langkah ini dilakukan karena masih ada beberapa lokasi yang tidak bisa dijangkau kendaraan pemadam maupun alat berat," ujarnya.
Ia menambahkan, sebelum kejadian kebakaran, DLHK bersama BPBD sebenarnya telah melakukan langkah antisipatif berupa penyiraman di sejumlah titik sejak memasuki musim kemarau. Namun karena luasnya area TPA dan adanya lokasi yang belum dapat dijangkau sehingga memunculkan potensi keluarnya gas metana yang memicu kebakaran.
Selain fokus pada pemadaman api, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat yang terdampak asap kebakaran. Bersama unsur kecamatan, TNI, Polri dan pemerintah desa, warga yang terdampak telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
"Pak Camat, Kapolsek, Danramil dan para kepala desa sudah bergerak mengungsikan warga yang terdampak asap. Ada yang ditempatkan di kantor desa dan ada juga yang ditampung di masjid agar masyarakat tetap aman dan nyaman," imbuhnya.
Dia juga menambahkan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat telah disiagakan sejak dini hari untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak. Jumlah tenaga kesehatan juga akan ditambah guna melakukan pelayanan langsung ke lingkungan RT dan RW yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Untuk mendukung proses pemadaman, Pemkab Tangerang turut mengerahkan berbagai sumber daya, termasuk pasokan air bersih dari Perumdam TKR yang digunakan sebagai sumber air bagi armada pemadam kebakaran.
"Kami memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada, termasuk bantuan pasokan air dari Perumdam TKR untuk mendukung proses pemadaman. Kami akan terus berupaya hingga api benar-benar dapat dipadamkan," tegasnya.
Terkait status penanganan bencana, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan penetapan status darurat mengingat dampak kebakaran yang tidak hanya mengancam lingkungan tetapi juga kesehatan masyarakat.
"Insya Allah malam ini sedang dikonsepkan bersama BPBD dan DLHK untuk menetapkan kondisi ini sebagai status darurat karena menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat serta risiko meluasnya kebakaran," ujarnya.
Di sisi lain, Bupati memastikan pelayanan pengelolaan sampah tetap berjalan normal. Volume sampah yang masuk ke TPA Jatiwaringin saat ini masih berada pada kisaran normal, yakni sekitar 1.200 ton per hari. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan skema pengaturan area pembuangan agar pelayanan persampahan tetap berjalan selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
Lanjut dia, kejadian kebakaran tersebut menjadi pengingat pentingnya percepatan implementasi Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Pemkab Tangerang akan melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
"Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan percepatan terhadap program pengolahan sampah menjadi energi listrik. Kejadian ini menjadi salah satu alasan penting agar penanganan sampah dapat dilakukan dengan teknologi yang lebih baik di masa depan," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polresta Tangerang tak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum itu dimanfaatkan untuk menegaskan arah pengabdian Polri yang semakin dekat dengan masyarakat, sejalan dengan tema "Polri untuk Masyarakat".
Pesan itu disampaikan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah usai memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Aria Maulana Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Rabu (1/7/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti personel Polri, unsur TNI, Forkopimda, instansi pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen lainnya.
Indra Waspada mengatakan, Hari Bhayangkara menjadi momentum evaluasi. Sekaligus penguatan komitmen agar Polri terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Tema 'Polri untuk Masyarakat' bukan sekadar slogan. Kami ingin memastikan setiap kehadiran anggota Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dalam memberikan perlindungan, pelayanan, maupun menjaga keamanan dan ketertiban," kata Indra Waspada.
Menurutnya, komitmen tersebut telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat selama rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Mulai dari bakti sosial, bakti kesehatan, donor darah, bakti religi, penghijauan, pelayanan publik, hingga kegiatan olahraga bersama ribuan warga.
Indra Waspada menegaskan, Polresta Tangerang akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Tangerang.
"Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu kami akan terus membangun sinergi, membuka ruang komunikasi, dan hadir sebagai mitra masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan kamtibmas," ujarnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi puncak rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan Polresta Tangerang selama beberapa pekan terakhir. Melalui momentum tersebut, Polresta Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (Mala)
Tangerang, lensafokus.id – Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP, M.Si, menghadiri upacara puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dipusatkan di Lapangan Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Rabu (1/7/2026).
Kehadiran Camat Pasar Kemis ini merupakan wujud nyata komitmen penguatan sinergi antara jajaran pemerintah kecamatan dengan institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Mengenakan pakaian formal setelan jas hitam dipadu dengan dasi biru muda dan peci hitam, H. Nurhanudin tampak berbaur bersama jajaran pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, para kepala dinas, serta tokoh masyarakat setempat.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 ini mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat". Tema tersebut merepresentasikan kedewasaan institusi Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan pelayanan publik yang humanis dan transformatif di era modern.
Saat ditemui usai pelaksanaan upacara, Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri, khususnya di wilayah hukum Polresta Tangerang dan Polsek Pasar Kemis.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Delapan dekade pengabdian merupakan perjalanan panjang yang luar biasa. Sinergitas antara unsur tiga pilar (Pemerintah, TNI, dan Polri) di wilayah Pasar Kemis selama ini telah berjalan sangat baik dan harmonis dalam menjaga stabilitas wilayah," ujar H. Nurhanudin.
Ia juga berharap, di momentum usia yang ke-80 ini, Polri dapat terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, modern, dan dicintai oleh rakyat. Ia menegaskan bahwa jajaran Kecamatan Pasar Kemis siap terus mendukung penuh program-program Polri dalam menjaga keamanan wilayah, penegakan hukum, serta pelayanan masyarakat.
Upacara berjalan dengan tertib dan khidmat, ditutup dengan berbagai peragaan serta sesi foto bersama sebagai simbol soliditas antar-instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. (Mala)