Lebak, lensafokus.id – Forum Rohis Nusantara (FORNUSA) Lebak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong produktivitas generasi muda melalui kegiatan Pelatihan Pemuda Level Up yang mengangkat tema “Produktif Sejak Muda”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 29-30 Mei 2025, bertempat di Aula Granada Al-Qudwah, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak.
Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Pembina FORNUSA Lebak, Didin Jumaedi Sukandi, S.Pd., yang menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan bangsa, khususnya di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
"Menurut data sensus penduduk tahun 2020, generasi Z menyumbang persentase terbesar dalam komposisi penduduk Indonesia, yaitu 27,94 persen, disusul oleh generasi milenial sebesar 25,87 persen. Ini menjadi perhatian penting bahwa generasi muda yang jumlahnya signifikan harus dibekali dengan produktivitas dan kualitas yang memadai," ujar Didin.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua Umum FORNUSA Lebak, Wildan Sobri Mufariz, bersama jajaran pengurus organisasi. Pelatihan ini dihadiri oleh puluhan siswa dan siswi dari berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan, baik negeri maupun swasta, yang berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Lebak seperti Rangkasbitung, Warunggunung, Leuwidamar, Cipanas, dan Curugbitung.
Kafka Sofwan Nafisa, Ketua Panitia Pelatihan Pemuda, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta mengenali dan mengembangkan potensi diri serta melihat peluang produktivitas di lingkungan sekitarnya.
“Pelatihan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, mulai dari pengembangan minat dan bakat, desain grafis menggunakan Canva, hingga optimalisasi perangkat digital untuk menunjang produktivitas dan menambah penghasilan,” ungkap Kafka dalam sambutannya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program FORNUSA Lebak dalam mendukung generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman dengan keterampilan yang relevan dan sikap yang progresif. (Cecep)
Lebak, lensafokus.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar kegiatan Touring Jurnalistik ke kawasan wisata Gunung Luhur, Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (30/05/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pengurus dan anggota PWI dari berbagai daerah di Banten.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris PWI Provinsi Banten, Fahdi Khalid, Ketua PWI Kota Serang Iman Esa Firmansyah, Ketua PWI Kabupaten Lebak RA Sudrajat beserta Sekretaris Masnika Handayani, Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Selly Loamena, serta Ketua Unit Pokja PWI Lebak Selatan, Asep Dedi Mulyadi.Dikatakan Sekretaris PWI Provinsi Banten, Fahdi Khalid, kegiatan Touring Jurnalistik ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar anggota sekaligus mengenalkan potensi wisata daerah.
“Touring Jurnalistik ini merupakan bagian dari agenda PWI Banten yang bertujuan memperkuat sinergi internal serta mempromosikan destinasi wisata lokal, khususnya di wilayah Lebak,” ujar Fahdi.

Fahdi menambahkan, pihaknya berharap kegiatan ini dapat berkontribusi positif terhadap sektor pariwisata melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang oleh para jurnalis.
Senada dengan itu, Ketua PWI Kabupaten Lebak, RA Sudrajat, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif dalam suasana yang santai dan produktif.
“Touring ini tidak sekadar rekreasi, tetapi juga mendorong diskusi ringan tentang isu jurnalistik dan penguatan solidaritas antar anggota,” kata Sudrajat.
Sementara itu, Sekretaris PWI Lebak, Masnika Handayani, menuturkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menjaga kekompakan serta menyusun agenda strategis organisasi kedepan. (Cecep)
TANGERANG, lensafokus.id - Kabupaten Tangerang mendapatkan berbagai prestasi luar biasa menjelang akhir program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Salah satu diantaranya adalah pencapaian dalam penerimaan pajak daerah hingga akhir Mei 2025 menunjukkan pertumbuhan sebesar 17 persen atau ± 200 miliar secara tahunan (year on year), dengan total penerimaan mencapai 1,3 triliun rupiah yang pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 1,1 triliun rupiah.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto menyampaikan, pencapaian ini tentunya hasil komitmen bersama arahan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang serta kolaborasi yang efektif Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang dengan wajib pajak dan stakeholder terkait lainnya.
"Ini menjadi kebanggaan kita bersama terlebih menjelang akhir program 100 hari kerja Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, kita dapat melihat peningkatan pembangunan baik itu infrastuktur, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tangerang, semuanya dapat berjalan optimal."
Menurutnya, pertumbuhan penerimaan pajak ini menjadi keuntungan sehingga tersedianya kas daerah yang dapat menjalankan proyek pembangunan wilayah yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada para wajib pajak yang telah patuh terhadap kewajibannya serta peningkatan kesadaran dalam membayarkan pajaknya.
Selain itu, Bapenda Kabupaten Tangerang juga terus berupaya senantiasa memberikan pelayanan yang optimal, kemudahan dalam pembayaran pajak dan retribusi, serta pelaporan pajak melalui digitalisasi. Pihaknya bekerjasama dengan penyedia layanan pembayaran digital seperti QRIS, Tokopedia, OVO, Gopay, Link Aja, Alfamart, Indomaret, BJB Digi, Kantor Pos, Perbankan, dan berbagai e-commerce sehingga masyarakat dapat membayarkan pajaknya kapan saja dan dimana saja.
Dengan percepatan penggunaan digitalisasi secara menyeluruh tersebut, menjadikan Kabupaten Tangerang menyabet berbagai penghargaan bergengsi diajang Digiwara Award 2025 untuk kategori Digitalisasi Penerimaan Daerah (QRIS, VA, Mobile Banking, dan e-commerce), Belanja Daerah melalui KKPD (Kartu Kredit Pemerintah Daerah), dan Implementasi digital di seluruh OPD dan BLUD Puskesmas terbaik se provinsi Banten.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendataan, Penetapan, dan Penilaian Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Tangerang, Dwi Candra Budiman menyampaikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak daerah masih didominasi oleh perolehan penerimaan pajak BPHTB, PBB, dan saat ini adanya kontribusi baru yaitu Opsen PKB dan BBNKB yang masuk dalam kas daerah secara real time dan transparant dan terbangun sinergitas dengan stakeholder terkait.
"Saat ini Bapenda Kabupaten Tangerang juga sedang fokus dalam mendukung pengoptimalan pelayanan di Samsat maupun Gerai Samsat dan fokus membantu sosialisasi mengenai kebijakan opsen pada UPT di setiap kecamatan yang tentunya embali lagi akan berdampak terhadap penerimaan penerimaan daerah untuk kepentingan pembangunan wilayah dalam mensejahterakan masyarakat."
Pihaknya berpesan kepada masyarakat untuk dapat terus berkomitmen menjadi wajib pajak yang baik dan patuh karena pajak yang dibayarkan ini menjadi dasar untuk fungsi pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tangerang agar semakin sejahtera dan semakin gemilang.
Sementara ditempat terpisah, Ambarwati warga Panongan yang ditemui di loket Gerai Pelayanan Publik Mall Ciputra menyampaikan terimakasih kepada Bapenda Kabupaten Tangerang atas berbagai inovasi untuk kemudahan pembayaran pajak dan retribusi serta pelayanan yang ramah dan maksimal kepada masyarakat. "Terimakasih Pemerintah Kabupaten Tangerang, adanya gerai ini menjadi lebih dekat untuk pembayaran, kedepan akan memanfaatkan Qris jadi bisa bayar tanpa perlu keluar rumah. Terimakasih juga untuk percepatan pembangunan daerah seperti perbaikan jalan dan sebagainya." pungkasnya.
Tangerang, lensafokus.id - Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, meluncurkan unit usaha baru yang diberi nama Bank Air. Peresmian dan peletakan batu pertama dilakukan oleh Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosied, di Perumahan Kota Cakra. Jum'at (30/05/2025).
Kegiatan peresmian dan peletakan batu pertama dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan DPMPD, CEO Badak Group Sudirman Indra/Koh Acin, Kades Pete Andi Sahlani, dan lain-lain. Kerja sama antara BUMDES Pete dan CO Badak Group ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat sekitar.
Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosied, menyampaikan bahwa Bank Air ini merupakan langkah baru dari BUMDES Pete setelah pengelolaan internet yang sudah berjalan. "Bank Air ini harus diikuti oleh desa-desa lain di wilayah Kecamatan Tigaraksa untuk melakukan hal yang sama, sehingga persoalan sampah, kekeringan air, dan lain-lain harus ada solusinya," jelas Cucu.
Sudirman Indra/Acin, penggagas Bank Air, menambahkan bahwa gagasan ini diberikan untuk Desa Pete sebagai percontohan. "Saya sudah melakukan Bank Air di Tigaraksa namun belum dipakai karena terbentur anggaran. Kemudian gagasan tersebut diberikan kepada BUMDES Pete dan direspon baik," jelasnya.
Dirut BUMDES Pema Bersama Desa Pete, Dinna Suzatmika, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dalam acara peresmian Bank Air. "Semoga pengelolaan unit usaha Bank Air ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat lingkungan sekitar," ungkap panggilan akrab Mika.
Dengan adanya Bank Air ini, diharapkan masyarakat Desa Pete dapat memiliki akses air bersih yang lebih baik dan terjamin. Selain itu, Bank Air ini juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Tangerang untuk mengembangkan unit usaha yang serupa.
Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosied, juga menyaksikan hasil pengujian kualitas air dengan TDS (Total Dissolved Solids) yang cukup baik, yaitu 50 TDS. Ini menunjukkan bahwa air yang dihasilkan oleh Bank Air ini memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan oleh masyarakat. Sedangkan minuman mineral lainnya yang dijual di pasar bebas, kadang-kadang memiliki TDS sekitar 80, yang berarti kualitas air Bank Air ini lebih baik dibandingkan dengan beberapa produk lainnya di pasaran. Dengan demikian, Bank Air ini tidak hanya dapat mengatasi kekeringan air, tetapi juga dapat menyediakan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat. (Lingga)
Kota Tangerang, lensafokus.id -- Kepolisian Sektor (Polsek) Pinang, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 2 (dua) orang laki-laki pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan peredaran gelap narkotika.
Kedua orang tersebut berinisial MR (25) dan FJ (29) ditangkap di dua lokasi berbeda yakni di kawasan Green Lake City (GLC) Boulevard, Cipondoh, Kota Tangerang dan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Sebanyak 280, 68 gram berat bruto narkotika jenis sabu disita.

Kapolsek Pinang, Iptu Adityo Wijanarko didampingi Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono dalam keterangan persnya mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan informasi masyarakat mengenai adanya Peredaran Narkotika jenis Sabu yang berada di sekitar TKP.
"Menanggapi laporan masyarakat, Tim opsnal Polsek Pinang, dipimpin Kanit Ipda Tutuk Saiful Akbar mendatangi lokasi TKP di kawasan GLC, Cipondoh, Kota Tangerang dan mencurigai pelaku MR. Saat digeledah tim mendapati satu paket klip dengan berat 0,78 gram," kata Adityo, kepada wartawan Rabu, (28/5/2025).
Kepada Polisi pelaku mengakui sabu yang ada ditangannya itu didapatkan dari seseorang berinisial FJ. Bergerak cepat polisi mendatangi kediaman pelaku di daerah Kosambi, Cengkareng Jakarta Barat.
"FJ kami amankan dirumahnya, berdasarkan pengakuan MR tinggal di daerah Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Dirumahnya petugas menemukan sabu dengan berat bruto 279,9 gram dan sebuah timbangan digital," ungkapnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku diamankan ke Mapolsek Pinang untuk dilakukan pengembangan. Kapolsek menyebut telah mengantongi pemasok sabu kepada MR dan FJ tersebut. Modus operandi yang dilakukan secara sistem tempel, menunggu perintah.
Kedua tersangka kami jerat dengan pasal 114 ayat (2) Subs. Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahuan 2009 tentang Narkotika. Dipidana dengan pidana mati, seumur hidup atau paling singkat 6 Tahun dan Paling lama 20 tahun," pungkasnya. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Gedung TCC Cimone menjadi saksi bisu semangat kompetisi dan pencarian bakat di ajang pertandingan Senam Akrobatik (Gymnastics) yang diselenggarakan pada Selasa hingga Rabu, 27-28 Mei 2025. Kejuaraan ini digagas oleh Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB PERSANI) Kota Tangerang dengan tujuan utama menggali potensi atlet-atlet muda sejak usia dini, demi melahirkan generasi pesenam tangguh dan berbakat di masa depan.
Suhenda, salah satu pengurus PERSANI Kota Tangerang, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan momen yang sangat strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet pemula di Kota Tangerang. "Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang telah memfasilitasi dan mendukung penuh kegiatan kami para pengurus PERSANI untuk mengadakan kejuaraan atau event yang bersifat mencari bakat calon atlet PERSANI di Kota Tangerang," ujar Suhenda.
Menurutnya, intensitas penyelenggaraan kegiatan semacam ini akan menciptakan calon-calon atlet pemula yang handal dan produktif di Kota Tangerang. Ia optimis bahwa kejuaraan ini akan memperlihatkan hasilnya dengan melahirkan generasi atlet PERSANI berprestasi di masa yang akan datang.
"Tidak menutup kemungkinan, kami para pengurus dan pelatih akan bekerja keras untuk menghasilkan atlet-atlet di Kota Tangerang yang dapat dibanggakan dan selalu menjadi juara di setiap kejuaraan di kancah nasional maupun internasional," tambah Suhenda dengan penuh keyakinan.
Ia juga menaruh kepercayaan besar pada para atlet pemula. "Kami percaya kepada para atlet pemula ini, dengan berlatih yang rajin, tekun, semangat, dan gigih, akan tercipta keberhasilan dan melahirkan atlet-atlet handal yang dapat menjuarai setiap pertandingan, baik itu Kejuaraan Gymnastics Wali Kota Kup, nasional, maupun internasional nantinya," pungkasnya.
Para pengurus PERSANI Kota Tangerang yang saat ini mengemban tugas penting dalam pembinaan atlet adalah:
* Ketua: Ibu Sumarti, S.IP., M.IP.
* Sekretaris: Wawan Sutisna, M.Pd.
* Bendahara: Drs. Samsuri
* Bidang Pembinaan Prestasi (Bim Pres): Haeru dan Suhenda
(Sumarna)