Tangerang, lensafokus.id – Kehadiran pembangunan tempat peristirahatan terakhir dengan konsep taman hijau yang memadukan nilai spiritual dan estetika menjadi dambaan banyak masyarakat. Selain menghadirkan suasana yang asri dan menenangkan, konsep tersebut juga dinilai mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap area pemakaman.
Hal itu diwujudkan melalui pembangunan Insira Memorial Park, sebuah kawasan pemakaman muslim modern dan eksklusif yang berlokasi di Desa Tegalsari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, tidak jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.
Menurut Andri, selaku pihak pengembang, saat ini pihaknya tengah menggarap proyek pemakaman muslim dengan luas lahan mencapai sekitar 30 hingga 32 hektar. Insira Memorial Park mengusung konsep taman hijau bernuansa Maroko yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.
“Insira Memorial Park dibangun dengan konsep pemakaman muslim modern dan eksklusif, namun tetap kami hadirkan dengan harga yang terjangkau serta perawatan gratis hingga 101 tahun,” ujar Andri, Minggu (28/12/2025).
Ia menjelaskan, konsep pemakaman ini dirancang menyerupai taman peringatan modern, dengan tata ruang hijau yang tertata rapi, makam anti tumpang tindih, serta nisan perunggu rata yang menyatu dengan lanskap taman.
Tak hanya itu, Insira Memorial Park juga menyediakan berbagai fasilitas unggulan, di antaranya masjid yang dirancang senyaman mungkin, lounge, restoran, kids playground, jalur pejalan kaki ramah difabel dan lansia, serta area parkir yang luas.
“Fasilitas unggulan kami nanti meliputi masjid, lounge, restoran, kids playground, walkway ramah difabel dan lansia, serta lahan parkir yang memadai,” terang Andri.
Lebih lanjut, kehadiran Insira Memorial Park diharapkan dapat menjadi solusi atas kebutuhan tempat pemakaman muslim yang layak dan representatif di wilayah Kabupaten Tangerang. Selain itu, proyek ini juga dinilai mampu memberikan dampak positif bagi daerah, seperti peningkatan pendapatan daerah serta penyerapan tenaga kerja lokal.
Dalam hal pelayanan, pihak pengembang menjamin layanan yang maksimal, mulai dari proses pemandian jenazah hingga pemakaman, termasuk perawatan makam tanpa biaya tambahan hingga 101 tahun.
“Pelayanan kami pastikan maksimal, mulai dari pemandian jenazah, pemakaman, hingga perawatan makam yang kami gratiskan sampai 101 tahun,” tandasnya.
Terkait perizinan yang belakangan menjadi sorotan, Andri menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengikuti seluruh prosedur yang berlaku. Ia menyebutkan, sebagian besar perizinan telah rampung, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian.
“Perizinan sebagian besar sudah selesai, hanya beberapa yang saat ini masih dalam proses,” pungkas Andri. (Red)