Print this page

Bunardy Aloyanto Resmi Pimpin Yayasan Permata Tigaraksa Periode 2026–2031

JAKARTA BARAT, lensafokus.id – Yayasan Permata Tigaraksa resmi melantik pengurus dan mengukuhkan dewan untuk periode 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Empurau Restaurant, Jakarta Barat, Minggu (11/10/2026). Dalam momentum tersebut, Bunardy Aloyanto resmi menerima amanah sebagai Ketua Umum Yayasan Permata Tigaraksa untuk lima tahun ke depan.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Ketua Pembina Sudirman (Liu Tung Fung) kepada Bunardy Aloyanto. Penyerahan pataka tersebut menjadi simbol peralihan mandat kepemimpinan sekaligus dimulainya masa bakti kepengurusan baru Yayasan Permata Tigaraksa.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan perwakilan organisasi lintas perkumpulan. Di antara tamu undangan yang hadir yakni Prof. Dr. Darmadi Durianto, Daniel Johan, Fuidy Luckman, Yordanus selaku Ketua Umum PTK Indonesia, Tjhai Leonardi, Agus Musalim, Venndy Wijaya, Hiu Kon Bun, serta puluhan ketua umum perkumpulan dari berbagai wilayah Jabodetabek.

Kehadiran para tokoh dan perwakilan organisasi tersebut menjadi bagian dari momentum mempererat hubungan antarlembaga serta membuka peluang sinergi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

IMG 20261012 WA0025

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Darmadi Durianto, Daniel Johan, dan Yordanus menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelantikan serta harapan agar kepengurusan baru dapat terus menjaga kekompakan organisasi dan mengembangkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Mereka juga menyampaikan harapan agar Yayasan Permata Tigaraksa dapat memperluas kerja sama dengan berbagai organisasi dan komunitas untuk mendukung kegiatan sosial serta memperkuat kebersamaan.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Permata Tigaraksa periode 2026–2031, Bunardy Aloyanto, menyampaikan terima kasih kepada para tokoh, senior, sahabat dari berbagai perkumpulan, dan seluruh tamu undangan yang telah memberikan dukungan.

“Amanah ini berat, tetapi bersama kita semua, Permata Tigaraksa akan semakin bersinar dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bunardy dalam pidato perdananya.

Ia berharap dukungan dari seluruh unsur organisasi dapat menjadi modal untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan menjalankan program-program yayasan secara berkelanjutan.

Selain prosesi pelantikan, kegiatan tersebut juga diisi orasi kebangsaan oleh Brigjen TNI Fierman Siafirial Agustus, yang hadir mewakili tim penanganan kebakaran hutan di Kalimantan.

Dalam pemaparannya, Fierman menyoroti pentingnya upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan secara berkelanjutan. Salah satu gagasan yang disampaikan adalah pembangunan Bank Air, yang dicetuskan oleh Sudirman Indra, sebagai salah satu konsep pendukung ketersediaan sumber air untuk membantu upaya penanggulangan kebakaran hutan.

Gagasan tersebut mendapat perhatian dari para hadirin. Pengembangan konsep seperti Bank Air diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan lebih lanjut dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan, dengan tetap memperhatikan kajian teknis, kebutuhan lapangan, dan koordinasi dengan pihak terkait.

Rangkaian acara berlangsung hingga malam hari dan ditutup dengan ramah tamah serta foto bersama. Suasana tersebut menjadi kesempatan bagi para tamu undangan untuk mempererat komunikasi dan persaudaraan antarkomunitas serta organisasi yang hadir.

Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2031, Yayasan Permata Tigaraksa diharapkan dapat terus menjalankan perannya sebagai wadah pemersatu, penggerak kegiatan sosial, dan sarana pemberdayaan masyarakat.

Kepemimpinan Bunardy Aloyanto bersama jajaran pengurus dan dewan yang baru dikukuhkan diharapkan mampu mendorong program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, memperluas kolaborasi, serta memperkuat kontribusi organisasi bagi kehidupan sosial dan pembangunan bangsa.

Pelantikan ini sekaligus menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan pengabdian dengan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat. (Red)

Rate this item
(1 Vote)