Print this page

Aplikasi SIPEKA diluncurkan, Bakesbangpol Kota Bogor Gandeng Insan Pers Perkuat Stabilitas Wilayah

BOGOR, lensafokus.id — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bogor memaparkan sejumlah program kerja strategis untuk menjaga stabilitas politik, keamanan, serta ketenteraman masyarakat pada Kamis (20/8/2026).

Langkah utama yang disiapkan meliputi peluncuran aplikasi digital internal SIPEKA (Sistem Pemetaan Kerawanan) serta penguatan sinergi pelayanan publik bersama media massa.

Kepala Bakesbangpol Kota Bogor, Hidayatulloh, menjelaskan bahwa SIPEKA hadir sebagai instrumen digital untuk mendeteksi, mengidentifikasi, dan memetakan potensi kerawanan sosial maupun konflik Ipoleksosbudhankam secara terintegrasi. Inovasi ini mengubah pola pelaporan kewaspadaan dini yang sebelumnya belum terdokumentasi secara sistematis.

"SIPEKA ini dirancang agar informasi sekecil apa pun terkait dinamika di lapangan dapat terintegrasi. Kita ingin data lapangan menjadi dasar pengambilan keputusan pimpinan, bukan lagi sekadar asumsi," tegas Hidayatulloh.

Sebagai contoh penerapan, jika SIPEKA merekam kerawanan sosial seperti maraknya fenomena pinjaman ilegal di tingkat kelurahan, dinas teknis dapat langsung mengintervensi dengan program pelatihan ekonomi warga.

Guna memelihara keharmonisan Kota Bogor yang heterogen—termasuk mengayomi 286 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terdaftar—Bakesbangpol menyiagakan 136 penyuluh wawasan kebangsaan di 68 kelurahan. Tim ini bertugas memberikan pengayaan nilai Pancasila, menangkal hoaks, dan meminimalisir gesekan sosial sejak dini.

Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Herman Indrabudi (Kang Aldho). Mengingat lokasi kedua instansi yang berdekatan, ia mendorong kolaborasi pelayanan publik terpadu agar dapat berjalan rutin setiap bulan.

"Ke depan, kami berharap pelayanan publik terpadu ini bisa dilaksanakan secara rutin... menggandeng BPN untuk pertanahan serta Imigrasi untuk pembuatan paspor di hari libur, agar masyarakat yang sibuk bekerja tetap bisa mengaksesnya," ujar Kang Aldho.

Kang Aldho juga mengapresiasi keterbukaan komunikasi Bakesbangpol dengan wartawan. Menurutnya, akses konfirmasi langsung dari pemangku kebijakan sangat krusial agar pemberitaan tetap akurat, berimbang, dan sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Kombinasi inovasi digital SIPEKA, edukasi kebangsaan berbasis kelurahan, dan kemitraan erat bersama pers diharapkan mampu menjaga Kota Bogor tetap aman, harmonis, dan kondusif. (Zulfi kusuma)

Rate this item
(0 votes)