TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) kehormatan pada acara renungan suci dalam rangka peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Arya Wangsakara, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Upacara renungan suci yang digelar tepat pukul 00.00 WIB, 16 Agustus 2026 tersebut berlangsung khidmat dengan menggunakan pencahayaan dari nyala api obor.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan upacara renungan suci menjelang peringatan HUT kemerdekaan RI bukan hanya untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk menguatkan tekad, semangat dan melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa untuk meraih cita-cita.
"Upacara renungan suci ini tidak hanya untuk mengenang jasa para pejuang, tapi juga jadi momentum bersama untuk saling menguatkan tekad melanjutkan perjuangan dan mengisi kemerdekaan ini demi kebahagiaan nusa dan bangsa," ungkap Bupati Maesyal
Lanjut dia, para pahlawan yang dikenal, maupun yang tidak dikenal, baik nama dan tempatnya berjuang dengan sepenuh hati, keiklasan dan bahkan mengurbankan nyawanya untuk meraih kemerdekaan. Semangat juang ini harus terus digelorakan dan dijaga, jangan sampai padam kepada generasi penerus untuk meneruskan perjuangan mengisi kemerdekaan dengan berperan aktif dalam pembangunan
"Perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula dan jalan kebajikan yang ditempuh adalah jalan kami juga. Semangat juang dan pengorbanan mereka harus kita lanjutkan. Kita juga mendoakan semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, di tempatkan di tempat yang sebaik-baiknya," imbuhnya.
Saat membacakan naskah upacara renungan suci, Bupati Maesyal mengatakan, perjuangan para pahlawan tidak akan pernah terlupakan. Mereka akan selalu dikenang dan dihormati oleh seluruh generasi bangsa.
"Kami yang hadir pada upacara renungan suci untuk mengenang arwah dan jasa-jasa pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di Taman Makam Pahlawan Arya Wangsakara. Tercatat sebanyak 17 pahlawan terdiri dari 4 pahlawan angkatan bersenjata dan 13 badan perjuangan," ujarnya.
Usai pembacaan naskah tersebut, dilanjutkan prosesi mengheningkan cipta dan tabur bunga ke makam-makam para pahlawan dan diakhiri pembacaan doa serta dilakukan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan yang dipimpin komandan upacara.
Hadir pada acara tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta unsur TNI, Polri dan anggota Pramuka. (Red)