KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Kinerja investasi Kota Tangerang sepanjang tahun 2025 mencatatkan capaian gemilang. Total realisasi investasi berhasil menembus angka Rp22,54 triliun, atau setara 149 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp15,11 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menunjukkan iklim investasi di Kota Tangerang yang semakin kondusif dan diminati dunia usaha.
“Secara keseluruhan, realisasi investasi tahun 2025 melampaui target yang telah ditetapkan. Ini menjadi indikator positif bahwa kepercayaan investor terhadap Kota Tangerang terus meningkat,” ujar Sugihharto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/1/2026).
Sugihharto memaparkan, realisasi investasi tersebut merupakan akumulasi dari Triwulan (TW) I hingga TW IV tahun 2025. Pada TW I, realisasi investasi tercatat sebesar Rp4,43 triliun, kemudian meningkat pada TW II sebesar Rp8,21 triliun. Selanjutnya, TW III mencatatkan realisasi sebesar Rp5,47 triliun, dan TW IV sebesar Rp4,47 triliun.
Ia menjelaskan, khusus pada TW IV tahun 2025, capaian investasi sebesar Rp4,47 triliun terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,96 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,5 triliun.
“Meskipun terjadi penurunan dibandingkan triwulan III, hal tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya jumlah proyek yang tercatat, dari sekitar 10 ribu proyek pada TW III menjadi 7.570 proyek pada TW IV,” jelasnya.
Secara year on year, investasi Kota Tangerang juga menunjukkan tren peningkatan signifikan. Pada tahun 2024, realisasi investasi tercatat sebesar Rp2,94 triliun, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi Rp4,47 triliun, atau naik sekitar 51–52 persen.
Melihat tren positif tersebut, Pemerintah Kota Tangerang optimistis pertumbuhan investasi akan terus berlanjut pada tahun 2026. Target investasi tahun 2026 pun telah ditetapkan sebesar Rp15,15 triliun.
“Untuk menjaga dan meningkatkan realisasi investasi, Pemkot Tangerang akan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha serta melakukan berbagai inovasi dalam layanan perizinan,” pungkas Sugihharto. (Sumarna)