TANGERANG, lensafokus.id — Kebakaran melanda sebuah gudang yang sudah tidak terpakai di wilayah Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis (24/9/2026) sore. Kobaran api sempat membesar saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Suherlandia Rahman, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 15.40 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Tangerang mengerahkan 9 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan kekuatan 40 personel untuk melakukan penanganan.
"Petugas mendapati kondisi api sudah cukup besar saat tiba di lokasi. Selain itu, akses menuju bangunan sempat terkendala karena pagar dalam kondisi terkunci," ujar Andia.
Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman dan pengendalian kobaran api. Bangunan yang terbakar diketahui merupakan gudang yang sudah tidak digunakan.
Menurut Andia, kondisi bangunan yang kosong membuat petugas dapat lebih fokus melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi agar api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.
"Hingga Kamis sore, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas terus melakukan penyemprotan air dan pengendalian titik api untuk memastikan kobaran dapat dipadamkan secara menyeluruh," katanya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas juga memprioritaskan pencegahan rambatan api ke permukiman warga. Upaya tersebut berhasil dilakukan sehingga kobaran api tidak menjalar ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
Andia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Kondisi gudang yang tidak terpakai dan terkunci saat petugas tiba turut membantu memastikan tidak ada orang yang terjebak di dalam bangunan," tuturnya.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
BPBD Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk pada bangunan kosong maupun gudang yang sudah tidak digunakan. (Sumarna)