KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Dunia, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang menggelar Gebyar Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Gratis di Puskesmas Manis Jaya, Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan KB yang berkualitas, merata, dan terjangkau, khususnya bagi pasangan usia subur di wilayah Kecamatan Jatiuwung dan sekitarnya.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Bidang KB DP3AP2KB Kota Tangerang, Diyah Utami, S.K.M., M.Kes., bersama jajaran. Turut hadir Lurah Manis Jaya Yanto, Lurah Alam Jaya Rendra Gunawan, dr. Suci, Bidan Ismiyati, serta kader PKK Pokja IV Kelurahan Manis Jaya.

Dalam Gebyar Pelayanan KB Gratis tersebut, masyarakat mendapatkan berbagai pilihan layanan kontrasepsi, mulai dari pil, suntik, IUD, implant, hingga konseling KB yang diberikan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Manis Jaya.
Tidak hanya pelayanan medis, kegiatan juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat program KB, pentingnya mengatur jarak kehamilan, perencanaan keluarga, serta kesehatan reproduksi.
Kepala Bidang KB DP3AP2KB Kota Tangerang, Diyah Utami, mengatakan momentum Hari Kontrasepsi Dunia harus dimanfaatkan sebagai pengingat akan pentingnya perencanaan keluarga.
“Hari Kontrasepsi Dunia mari kita jadikan sebagai pengingat bahwa keluarga berkualitas dimulai dari perencanaan yang matang. Melalui Gebyar Pelayanan KB Gratis ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang terkendala biaya untuk mendapatkan akses KB,” ujar Diyah.

Menurutnya, program KB bukan sekadar upaya mengendalikan jumlah penduduk, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.
DP3AP2KB, lanjut Diyah, terus mendorong masyarakat agar dapat menentukan jumlah anak, mengatur jarak kelahiran, serta merencanakan waktu kehamilan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kemampuan ekonomi keluarga.
Diyah juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kelurahan, tenaga kesehatan Puskesmas Manis Jaya, serta kader PKK yang secara aktif membantu menyosialisasikan program KB kepada masyarakat.
“Saya berterima kasih kepada Bapak Lurah Manis Jaya, Lurah Alam Jaya, dr. Suci, Bidan Ismiyati, dan khususnya ibu-ibu PKK Pokja IV Manis Jaya. Tanpa gerakan dari bawah, program KB tidak akan berjalan secara optimal. Kader PKK adalah ujung tombak kami di masyarakat sebagai bagian dari dukungan lintas sektor,” katanya.
Dukungan dari berbagai unsur tersebut dinilai penting agar informasi mengenai layanan KB dapat diterima masyarakat secara lebih luas dan mudah dipahami.
Sementara itu, Lurah Manis Jaya Yanto menyatakan kesiapan pihak kelurahan untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, termasuk dalam upaya pengendalian penduduk dan peningkatan kualitas keluarga.
Hal senada disampaikan Lurah Alam Jaya Rendra Gunawan. Menurutnya, pelayanan KB gratis sangat membantu masyarakat, terutama warga yang membutuhkan layanan kontrasepsi namun masih memiliki keterbatasan informasi maupun biaya.

Dari sisi pelayanan kesehatan, dr. Suci, tenaga medis Puskesmas Manis Jaya, mengatakan animo masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi.
“Animo masyarakat cukup tinggi hari ini. Kami melayani akseptor baru dan akseptor ulang. Tim kami bersama Bidan Ismiyati juga memberikan konseling agar ibu-ibu bisa memilih metode KB yang paling sesuai dengan kondisi kesehatannya,” jelas dr. Suci.
Konseling menjadi bagian penting dalam pelayanan agar setiap peserta memperoleh informasi yang memadai sebelum menentukan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Menutup kegiatan, Diyah Utami mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk tidak memandang KB sebagai sesuatu yang menakutkan. Sebaliknya, program KB diharapkan menjadi bagian dari perencanaan kehidupan keluarga dan gaya hidup sehat.
“KB itu bukan menakutkan. KB adalah bentuk cinta kita kepada anak, kepada keluarga, dan kepada masa depan. Mari kita wujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera, dimulai dari diri kita sendiri,” tuturnya.
Melalui kegiatan Gebyar Pelayanan KB Gratis di Puskesmas Manis Jaya, DP3AP2KB Kota Tangerang berharap pelayanan serupa dapat terus diperluas di berbagai wilayah lainnya.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga sekaligus mendukung peningkatan cakupan peserta KB aktif di Kota Tangerang menjelang akhir tahun 2026. (***)