Tangerang, lensafokus.id — Angin puting beliung menerjang pemukiman warga di Blok P, RT 002/07, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba itu membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Terjangan angin kencang disertai hujan menyebabkan genteng dan atap seng rumah warga beterbangan. Bahkan, sebuah warung nasi uduk milik Ibu Juju dilaporkan rata dengan tanah akibat tak mampu menahan kuatnya angin puting beliung.
Ketua RT 002/07, Nasori, mengatakan berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 21 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang, hingga ringan.
“Kerusakan cukup parah, ada rumah yang atapnya habis terbawa angin. Kami berharap pemerintah segera memberikan bantuan agar rumah warga bisa diperbaiki kembali,” ujar Nasori di lokasi kejadian.

Sementara itu, Ketua RW 007, Bakat S.IP, menyampaikan dirinya telah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi rumah warga yang porak-poranda. Ia juga telah melaporkan musibah tersebut kepada Kepala Desa Cikuya, Ade Safei.
“Saya sudah laporkan ke Pak Kades, dan beliau menyampaikan akan segera meninjau langsung ke lokasi,” kata Bakat.
Salah seorang warga terdampak, H. Surya, mengungkapkan rumahnya mengalami kerusakan cukup serius.
“Ada tujuh lembar seng yang rusak karena digulung angin puting beliung,” tuturnya.
Selain Blok P, bencana angin puting beliung juga dilaporkan menimpa warga Blok O di Desa Cikuya. Berdasarkan informasi warga setempat, sedikitnya tujuh rumah di wilayah tersebut turut mengalami kerusakan.
Hingga berita ini diturunkan, warga bersama aparat lingkungan masih melakukan gotong royong membersihkan puing-puing bangunan sambil menunggu tindak lanjut dan bantuan dari pemerintah daerah. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (War)