LEBAK, lensafokus.id – Nama Moch. Nabil Jayabaya dikenal di Kabupaten Lebak melalui sejumlah aktivitas organisasi, sosial kemasyarakatan, kepemudaan, hingga dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan atlet muda.
Selain menjabat sebagai Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Lebak, Nabil juga tercatat pernah aktif dalam organisasi kepemudaan. Berbagai kegiatan yang melibatkan dirinya menjadi bagian dari perjalanan kiprahnya di tengah masyarakat.
Salah satu kegiatan sosial yang mendapat perhatiannya adalah peringatan Milad ke-13 Forum Wartawan Lebak (Forwal) di Kampung Wisata Cikawung, Pantai Ciantir, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Selasa (13/10/2026).
Mengusung tema “Satu Pena Sejuta Cita”, kegiatan tersebut diisi dengan berbagai program sosial, mulai dari santunan anak yatim dan kaum dhuafa, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga servis kendaraan dan penggantian oli gratis melalui kerja sama dengan Honda Surya Motor.
Program servis gratis tersebut sebelumnya telah menjangkau enam wilayah di Kabupaten Lebak, yakni Kecamatan Citeras, Cipanas, Warunggunung, Bojongmanik, Sawarna, dan Cilograng.
Dalam kesempatan tersebut, Nabil menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas perjalanan Forwal selama 13 tahun. Ia berharap organisasi wartawan tersebut terus berkembang dan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Lebak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Forwal yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Bayah dan Pemerintah Desa Sawarna. Forum Wartawan Lebak telah bekerja keras menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Nabil.
Menurutnya, organisasi wartawan yang profesional dan independen memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Kiprah Nabil dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat juga terlihat pada April 2024. Saat itu, ia menggelar silaturahmi bersama ratusan wartawan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kepemudaan (OKP), dan organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kabupaten Lebak di kediamannya.
Dalam pertemuan tersebut, Nabil menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekeliruan dalam hubungan antarlembaga. Ia juga mengajak insan pers dan organisasi masyarakat untuk membangun sinergi melalui kritik yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Lebak.
Dalam kegiatan itu, Ketua PWI Lebak yang hadir saat itu turut memberikan pandangan mengenai pentingnya peran tokoh muda yang memiliki perhatian terhadap masyarakat dan kegiatan organisasi di daerah.
Perhatian Nabil terhadap generasi muda juga terlihat melalui dukungannya terhadap dunia olahraga.
Pada 2019, atlet sepatu roda asal Lebak, Muhammad Hanif Ramadhan, yang saat itu berusia 11 tahun, mendapat dukungan dan motivasi dari Nabil menjelang Pra-PON 2019.
Nabil menyampaikan kebanggaannya terhadap potensi atlet muda daerah dan menyatakan dukungan agar Hanif dapat meraih prestasi hingga tingkat nasional.
“Apalagi Hanif putra asli Lebak jelas saya dukung. Dan apabila lolos di ajang PON Papua 2020 tentunya Kabupaten Lebak akan bangga punya sosok Hanif,” kata Nabil saat itu.
Dukungan terhadap olahraga kembali terlihat pada Agustus 2026. Melalui BIL Grup, Nabil turut mendukung penyelenggaraan turnamen sepak bola dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejumlah pertandingan digelar di beberapa wilayah Kabupaten Lebak, di antaranya Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, dan Lapangan Margamulya, Kecamatan Cileles.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan antarkomunitas.
Pengalaman Nabil dalam organisasi kepemudaan juga menjadi bagian dari aktivitasnya di Kabupaten Lebak. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Kabupaten Lebak.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) XII DPD KNPI Kabupaten Lebak pada April 2025, Nabil menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan daerah. Ia mendorong generasi muda untuk menyampaikan kritik secara baik dan santun serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Selain kepemudaan, perhatian terhadap ekonomi masyarakat kecil juga menjadi salah satu kegiatan yang pernah digagasnya. Pada awal 2024, Nabil menggagas program bantuan modal bagi pedagang kecil sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat.
Sementara itu, analisis media Dailys pada Agustus 2026 menyoroti jangkauan aktivitas dan popularitas Nabil di berbagai kalangan masyarakat Lebak, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, komunitas olahraga, pelaku UMKM, kalangan kontraktor, hingga masyarakat desa.
Aktivitas Nabil juga mencakup kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Pada Desember 2025, ia menghadiri kegiatan zikir dan istighosah berjemaah yang diselenggarakan Ormas Badak Banten Perjuangan di Kecamatan Cikulur.
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, anggota DPRD, serta masyarakat. Dalam kesempatan itu, Nabil menyampaikan komitmennya untuk bergabung dan berjalan bersama organisasi tersebut.
Di luar aktivitas sosial dan organisasinya, dinamika politik Kabupaten Lebak mulai terlihat melalui pembentukan Barisan Nabil Bersatu (BNB), sebuah kelompok relawan yang menyatakan dukungannya terhadap Moch. Nabil Jayabaya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak BNB, organisasi tersebut direncanakan membentuk jaringan koordinator kecamatan (Korcam) dan koordinator desa (Kordes) di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.
Koordinator Kabupaten BNB merencanakan deklarasi akbar menjelang pergantian tahun 2027. Setelah deklarasi, pembentukan struktur Korcam dan Kordes ditargetkan berlangsung sepanjang 2027, dengan agenda pengukuhan menjelang pergantian tahun 2028.
Pihak BNB menyebut pembentukan jaringan tersebut sebagai bagian dari persiapan untuk mendorong Nabil Jayabaya maju dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Lebak mendatang.
Rencana tersebut masih menjadi bagian dari dinamika dan aspirasi kelompok relawan. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada proses politik, komunikasi dengan masyarakat, serta keputusan Nabil sendiri.
Berbagai aktivitas Nabil di bidang sosial, olahraga, kepemudaan, organisasi, dan pemberdayaan ekonomi menjadi rekam kegiatan yang dapat dicermati masyarakat. Sementara itu, rencana BNB untuk mendorongnya dalam kontestasi politik menjadi perkembangan tersendiri dalam dinamika Kabupaten Lebak menuju periode politik berikutnya.
Bagi masyarakat, rekam jejak kegiatan dan gagasan para tokoh daerah tetap menjadi bagian penting untuk dinilai secara terbuka, berdasarkan kontribusi, program, dan hasil nyata yang dapat dirasakan bersama. (C2P)