Lensa Fokus | Media online dan Cetak Banten dan Nasional Hari ini

Tangerang

Qurban Ditengah Pandemi : Masjid Assakinah Menerima Satu Ekor Sapi Dan Tiga Ekor Kambing

Tangerang, lensafokus.id – Mewabahnya pandemi Covid-19 di tengah Perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 M nampaknya sangat berpengaruh terhadap aktifitas hiruk pikuk pemotongan hewan qurban di masjid-masjid yang ada di Kabupaten Tangerang bahkan bisa di sebut lesu darah.

Semisal di masjid Desa Tapos Kecamatan Tigaraksa, jika pada tahun sebelumnya banyak warga atau jamaah yang berqurban, tapi untuk tahun ini nampaknya sepi sekali yang qurban hanya ada tiga ekor kambing. Jumat, (31/07/2020).

Di masjid Assakinah yang beralamat di Blok P Perum Taman Adiayasa Desa Cikuya Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang memang sangat berbeda sekali pada Tahun sebelumnya.

“Biasanya kami menerima lebih dari satu ekor sapi dan juga kambing  tapi pada tahun ini hanya menerima satu ekor sapi dari salah satu Perusahaan Swasta dan tiga ekor kambing,  bahkan tujuh hari jelang hari H panitia harap-harap cemas lantaran belum ada tanda-tanda yang  menyetorkan hewan qurban, dan alhamdulillah berkat perjuangan Imam Supryadi maka sekarang sudah ada kepastian, bahwa  warga atau jamaah  yang berqurban,” papar pengurus Masjid Ustadz  Yana Rodiana saat musyawarah panitia (28/7) yang di aminkan oleh jamaah.

Hal senada juga di katakan oleh Ketua panitia Qurban Isro,  sangat terasa sekali qurban di tengah wabah pandemi, minat orang yang berqurban begitu rendah sekali, ini dsebabkan kondisi ekonomi yang sangat terpuruk.

Namun untuk Masjid Assakinah patut  bersyukur karena masih ada jamaah atau warga yang menyisihkan sebagian rezeqinya untuk berqurban sehingga kita masih bisa makan daging setahun sekali kata isro Mi’roj  yang juga  menjabat Ketua RT 06/07 Desa Cikuya.

Usai sholat id pihak panitia yang berseragam kaos merah langsung memotong hewan qurban dan dagingnya langsung di bagikan kepada para mustahiq yang telah menerima kupon dari panitia, cara pembagiannya sama seperti pada tahun sebelumnya yaitu dor to dor.

“Ini untuk menghindari dari kerumunan warga,  dan panitia pun telah menerapkan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak.” Ujar isro ( war )

-::-Ter Viral-::-