Lensa Fokus | Media online dan Cetak Banten dan Nasional Hari ini

Kriminal

Polresta Tangerang Berhasil Ringkus Pelaku Perampokan Tol Tangerang – Merak

Foto: Mad Sutisna/Lensa Fokus

TANGERANG, LENSA FOKUS – Tersangka perampokan di Tol Tangerang-Merak beberapa waktu lalu akhirnya tertangkap. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang baru menangkap dua dari lima spesialis perampok jalan tol tersebut. Hal itu terungkap saat ekspos kasus di halaman kantor pengelola jalan tol dekat Gerbang Tol Balaraja Barat, Rabu (22/1/2020).

Gurasa alias Rayon tak menampakkan wajah garang saat digiring polisi siang itu. Otak perampokan terhadap pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak Oktober lalu ini malah meringis lantaran luka timah panas buah tangan petugas kepolisian.

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam menyebutkan, pihaknya terpaksa melepaskan tembakan lantaran tersangka mencoba melarikan diri.

Baca Jua: Warga Cibadak Minta Perbaikan Jalan Cepat Dilakukan

“RIM (Rayon) perannya adalah menodongkan pipa besi ini ke korban,” kata Kapolresta sambil menunjukkan barang bukti besi kepada wartawan.

Penangkapan RIM didahului penangkapan rekannya, RDG yang tertangkap tak lama usai kejadian perampokan Oktober lalu. RIM, RDG serta tiga tersangka lainnya diketahui nekat melakukan perampokan pada awak truk engkol yang berhenti di area dekat pintu tol Cikupa. Aksi keduanya sempat dihentikan awak truk dengan cara ditabrak saat melintas di pintu tol Balaraja Barat.

“Awalnya petugas kami di lapangan, jajaran Polsek Balaraja dibantu pengelola tol PT MMS menemukan fakta ada mobil Daihatsu Sigra ditabrak truk angkel 6 ban di gerbang tol Balaraja Timur setelah ditabrak sekira jam 2 pagi. Ternyata, mobil yang ditabrak tersebut berisikan perampok,” katanya.

Aksi sindikat perampok di jalan tol ini terekam kamera keamanan. Berbekal rekaman itu polisi memburu para tersangka.

Para tersangka diancam dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian beserta kekerasan dengan ancaman kurungan barang paling sedikit 9 tahun.

“Terhadap tiga tersangka lainnya yang merupakan sindikat atau kelompok mereka ini masih kami lakukan pengejaran untuk diproses lebih lanjut,” tukas Ade. (Anoy)

-::-Ter Viral-::-