Lensa Fokus | Media online dan Cetak Banten dan Nasional Hari ini

Nasional

Kolaborasi Departemen ESL IPB dan PT. SMI Menginisiasi lahirnya Pojok Kreasi di Desa Pasarean, Bogor

Bogor, Lensafokus: – Ditengah penyesuaian new normal yang saat ini diterapkan diberbagai wilayah Indonesia, tidak menurunkan semangat perngabdian melalui proses diskusi yang diinisasi oleh ESL (Ekonomi Sumberdaya Lingkungan) Institut Pertanian Bogor dengan PT SMI (Sarana Mitra Infrastruktur), bertempat di Kantor Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Senin (22/6). Bak gayung bersambut, diskusi tersebut melahirkan satu ide tepat guna yakni pembangunan Pojok Kreasi di Desa Pasarean. Hal ini tentu saja disambut antusias oleh masyarakat, terutama para ibu-ibu untuk menjadikan Pojok Kreasi sebagai wadah kreatifitas bernilai guna, tentunya produk yang unggul, memilik nilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Dr. Ir. Ahyar Ismail,M.Agr selaku Ketua Departemen ESL IPB mengatakan bahwa Pojok Kreasi sebagai bentuk respon antusias masyarakat desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Rencana pembangunan Pojok Kreasi akan dilakukan di kantor Desa Pasarean.

“Harapannya, dengan dibangun Pojok Kreasi, semangat serta kreatifitas para pengguna, khususnya masyarakat Pasarean, harus tinggi dan menjadi percontohan bagi desa lainnya”, Ujar Ahyar.

Selain itu, pihak PT SMI menambahkan, kolaborasi ini sebagai bentuk panggilan sosial Perusahaan kepada masyarakat. “Biarpun bangunannya kecil, sekitar 4 x 6 meter, kami berharap para ibu-ibu dan penggiat lingkungan bisa memanfaatkan Pojok Kreasi sebagai wadah diskusi, memamerkan produk hasil olahan dan lain-lain.

Pojok Kreasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat diskusi saja, namun akan difasilitasi area workshop yang akan dilengkapi dengan mesin jahit bagi penggiat kerajinan tangan. Di beberapa sudut terdapat ruangan administrasi juga tertata ruang tamu dan ruang swafoto (selfie) untuk pengunjung. “Tentunya ruangan ini bisa dipakai untuk swafoto (selfie), untuk menampung pengunjung milenial”, ujar Adhit menjelaskan.

Dijelaskan Kepala Desa Pasarean, Dedi Furqon, saat ini sudah ada para ibu yang memanfaatkan olahan sampah plastik menjadi sebuah kreasi seni produk, yang disebut dengan PERKASA yakni, Perempuan Kelola Sampah. PERKASA menjadi salah satu penggerak dan sumber inspirasi bagi masyarakat di Desa Pasarean, karena kepiawaiannya dalam menghasilkan produk olahan sampah menjadi memiliki nilai jual dan siap untuk dipasarkan. Sehinga konsep gogreen dapat diterapkan dan akan berdampak kepada kesehatan lingkungan masyarakat Pasarean. (dimas)

-::-Ter Viral-::-


To Top
WhatsApp chat