Lensa Fokus | Media online dan Cetak Banten dan Nasional Hari ini

Tangerang

Kodim 0510 Tigaraksa dan Polres Siap Dukung Penarapan PSBB di Kabupaten Tangerang

TIGARAKSA, lebsafokus.id – Komando Distrik 0510/Tigaraksa dan Polresta Tangerang siap mendukung Rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Kabupaten Tangerang.


“Kita akan terus bersinergi dengan pemerintah dan kepolisian dalam memberantas penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang,” kata Dandim 0510 Tigaraksa Letkol Infantri Parada Warta Nusantara Tampu Bolon, Kamis siang (9/4).
Kami juga sangat mendukung rencana penerapan PSBB di Kabupaten Tangerang, karna ini menyikapi situasi darurat penyebaran Covid-19 yang kian meluas dan hampir merata di berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang.
Menurut Parada Warta Nusantara, pihaknya sudah melakukan kajian PSBB yang di lakukan oleh Gubernur DKI Jakarta. Karena itu perlu antisipasi terkait Penerapan status PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang yaitu:
Sekolah Tutup, Giat Belajar Tetap Dilaksanakan Di rumah.
Semua Fasilitas umum, Hiburan Milik pemerintah Maupun milik masyarakat dan balai pertemuan.
Kegatan Sosial Budaya Dibatasi, pernikahan hanya di KUA, Resepsi Ditiadakan, Perayaan Kebudayaan lain seperti Khitanan ditiadakan.
Pelayanan Pemerintahan Tetap jalan namun giat perkantoran dihentikan kecuali 8 sektor yaitu: Kesehatan; pangan (makanan dan minuman); Energi (air gas listrik pompa bensin); Komunikasi (jasa kom maupun media komunikasi); keuangan dan Perbankan Logistik (Distribusi Barang); ndustri yang Berhubungan dengan kebutuhan; keseharian ( Ritel, Toko kelontong Warung kebutuhan sehari-hari Industri strategi yang ada di kawasan Kab Tangerang).
Bagi Sektor-sektor yang di kecualikan tetap menjalankan giat dengan mengikuti Protap penanganan Covid-19, Physical Distancing wajib menggunakan masker ada fasilitas cuci tangan bukan merupakan keramaian.
Terkait Transportasi umum, Dibatasi jumlah penumpang perkendaraan umum serta jam oprasionalnya menjadi Jam 06.00-18.00.
Penyiapan Bantuan Sosial Kepada warga miskin & rentan terdampak atas pelaksanaan PSBB.
Meminta Kepada masyarakat untuk mentaati ketentuan-ketentuan PSBB yaitu :
Jaga Diri, Jaga Keluarga, Jaga Lingkungan, Jaga Generasi, Jaga Kabupaten Tangerang, Jaga Negara Kita.
Pada saat PSBB dilaksanakan: tidak di ijinkan kerumunan diatas 5 orang, giat di luar ruangan maksimal 5 orang dan akan diambil tindakan tegas atas pelanggaraanya, penertiban dan patroli akan di tingkatkan.
Pemkab Tangerang bersama dengan TNI dan Polri akan melakukan langkah tegas, tidak ada pembiaran pengantisipasi potensi penularan.
Pembatasan Transportasi, Kuantitas Dengan penurunan 50 persen (misal kapasitas 50 persen berkurang).
Pembatasan Akses masukan kendaraan ke wilayah kabupaten tangerang, kendaraan pribadi tidak ada larangan masih bisa masuk wilayah kabupaten tangerang. Kendaraan umum kendaraan pribadi dspat beraktifitas sepertu biasa tapi harus ada Physical Distancing, artinya kendaraan tersebut jumlah penumpang perkendaraan dibatasi.
Penerimaan bantuan sembako sesuai data penduduk miskin.
Keterlibatan unsur TNI Polri adalah membantu dari segi PAM maupun penerspan Protokol kesehatan.
Dilaksanakan dengan rass Tanggung jawab demi kemanyasiaan.
Kapolresta Tangerang Kombespol Ade Ary Syam Indardi juga mendukung Satgas covid-19 dibentuk sampai ke tingkat RT, RW di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang.
Kepolisian akan terus memberikan edukasi agar nantinya Rt Rw bisa menegakan dan bisa memberi sangsi adat kepada warga yang masih mengindahkan himbauan pemerintah terkait pencegahan wabah virus korona atau covid-19.
“Saya harap dengan di berlakukannya PSBB ini dapat memutus penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Tangerang. Satgas covid-19 perlu di bentuk sampai tingkat Rt” ucapnya. (IKP/Agie)

-::-Ter Viral-::-


To Top
WhatsApp chat