Lensa Fokus | Media online dan Cetak Banten dan Nasional Hari ini

Banten

Bintek Ketahanan Pangan Kelompok Tani dan Nelayan Cilegon

Cilegon, Lensa Fokus.id:— Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon, Banten, mengadakan  bimbingan teknis (Bintek)  Ketersediaan Pangan Kelompok Tani dan Nelayan. Bintek dengan peserta kelompok Tani dan Kepompok Nelayan  dan  Kelompok Wanita Tani  Kecamata Cibeber dan Citangkil serta  KWT PKK Kota Cilegon, berlangsung  di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,  Senin (16/3).

Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ir. Mas.Andang Eka Putra, dalam sambutannya mengatakan, seiring dengan semakin  berkurangnya lahan pertanian di Kota Cilegon,  sebagai imbas dari terus  berkembangnya kota industri dan perdagangan, ketahanan harus tetap dipertahankan  dengan cara memanfaatkan semaksimal mungkin lahan yang masih tersedia.

Para petani di Cilegon, harus mampu merekayasa lahan pertanian yang semakin menyusut melalui pola pemanfaatan lahan pekarangan rumah atau melalui hydrophonik.   Selain itu, yang disebabkan kebutuhan lahan untuk industri.

Kepala Bidang Ketersediaan Pangan ,Distribusi dan Ketahanan Pangan,  Hj. Hayati Nufus.,Sag didampingi oleh kasie Ketersediaan Pangan.,Ir.Hj.Yulfah Akam.,memaparkan tentang perlunya rekayasa lahan Pekarangan Rumah untuk dijadikan tempat bertani yang harus diawali dengan kecintaan memelihara tanaman pokok keluarga maupun tanaman hias sebagai asesoris rumah yang asri maupun tanaman konsumsi dengan cara tanam melalui hidroponik.  Pola tanaman seperti ini sudah dilakukan oleh negara – negara maju seperti Jepang di Asia maupun Negara-negara Eropa yang ilmu Pengetahuan mengenai Pertanian sudah maju dibandingkan dengan negara kita.

Peserta KNTA perwakilan dari Kecamatan Cibeber.,H.Julwandi secara gamlang memberikan masukan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terutana mengenai cara mengembangkan pertanian semi modern.,

Atusias juga diberikan oleh para Perani kelompok kaum hawa yaitu Dra.Yati Mulyati serta Ida mamak mengenai bagaimana menyiasati pengeluaran uang belanja konsunsi keluarga dengan cara hemat tanaman konsumsi sehari-hari seperti pembelian bumbu dapur.  Dengan penghematan tersebut minimal dapat memekan gaya hidup yang konsumtif.–.(udan ).

-::-Ter Viral-::-


To Top
WhatsApp chat