Lensa Fokus | Media online dan Cetak Banten dan Nasional Hari ini

Banten

Belajar di Tenda Darurat, tidak menyurutkan Semangat Belajar Para Siswa SD dan SLTP terdampak Banjir Bandang.

Lebak, Lensafokus,- Wakil Bupati Lebak,  Ade Sumardi,  selaku Kwarcab Gerakan Pramuka Lebak mendampingi Ketua Kwarda Banten, Mohammad Masduki, memberikan motivasi dan semangat belajar serta bantuan kepada para pelajar dari sekolah SDN Banjar Irigasi 2 dan SMPN 4 Desa Banjar Irigasi Kec. Lebak Gedong yang sekolahnya terbawa hanyut dampak dari banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebak.

Kunjungan ini seolah menjadi stimulan penyemangat warga desa Banjar Irigasi yang terkena dampak bencana. Dengan kemeja putih dan sepatu kets, orang nomor dua di Kabupaten Lebak ini tampak tidak sungkan untuk melewati jembatan sederhana, terbuat dari kayu, papan, hasil dari gotong royong warga. Raut sukacita tergambar di wajah warga desa yang ikut bersalaman dengan Wakil Bupati beserta rombongannya. 

Tenda darurat didirikan sementara untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, bisa menampung sekitar 40 siswa. Dibangun di atas bidang tanah dengan pemandangan sawah serta bukit pegunungan, itu tidak mengurungkan niat para siswa untuk tetap semangat belajar. 

Dihadapan para pelajar SMPN 4 Lebak Gedong, Ketua Kwarda Banten,  menyampaikan dengan nada semangat, “Kakak berharap kalian tetap semangat belajar, dengan kondisi sederhana dan darurat, apapun yang terjadi belajar itu tetap nomor satu” Ungkap Masduki.

Sebari memberikan motivasi, Masduki mencontohkan kepada pelajar, walaupun Wakil Bupati Lebak saat ini berasal dari Guradog yang bisa dikatakan orang kampung, dengan semangat belajar bisa meraih jabatan tinggi sebagai salah satu pemimpin di Kabupaten Lebak. 

“Pak wakil bupati ini lahir di Guradog, dengan semangat belajar yang tinggi, Pak Ade bisa menjadi wakil bupati Lebak,  kalian terus semangat belajar, untuk menjadi pemimpin di masa depan, seperti beliau”.  Ungkap Masduki.

Berbeda dengan SD Negeri Dua Irigasi, bangunan sementara yang terbuat rangka bambu, dan beratap terpal, pun itu tidak menyurutkan semangat belajar para murid. 

Wabup Lebak juga mengatakan hal serupa, bahwa pemerintah daerah berupaya memperbaiki kondisi dampak bencana salah satunya dengan mendirikan kembali sarana vital seperti sekolah-sekolah yang hancur akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor. “Ade-ade tetap semangat, InsyaAllah pemerintah akan berupaya untuk membangun kembali sekolah, namun tidak instan, ada proses yang harus ditempuh, untuk itu Kakak berharap tetap bersabar, tetap semangat meskipun kondisi tempat belajar saat ini masih sederhana” Jelas Ade Sumardi.

Kwarda Banten sendiri memberikan bantuan berupa peralatan sekolah sebanyak 180 paket belajar untuk para murid, sedangkan dari Kwarcab Lebak sendiri memberikan 25 paket peralatan masak bagi guru yang rumahnya terdampak bencana.

Para guru dan siswa pun berterimakasih atas kunjungan dan bantuan yang telah diberikan, hal ini begitu jelas tergambar dari raut muka bahagia yang diabadikan dengan momen foto bersama. –(dimas/em)

-::-Ter Viral-::-