Lensa Fokus | Media online dan Cetak Banten dan Nasional Hari ini

Tangerang

Asda 1 Hery Evaluasi Data Bansos Dampak Covid-19

Asda 1 Hery Evaluasi Data Bansos Dampak Covid-19

Sepatan, lensafokus.id – Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tangerang Drs Hery Heryanto, M.Si melaksanakan evaluasi data penerima Bansos dampak Covid-19 di Kabupaten Tangerang melalui video teleconference (Vidcon) dengan Camat Sepatan Kabupaten Tangerang Dadang Sudrajat, Minggu (19/4/2020).

“Data calon penerima dampak corona yang di sampaikan Satgas melalui ketua RT perlu di evaluasi dan disesuaikan persyaratan,” kata Hery Heryanto.

Hery Heryanto yang pernah menduduki jabatan strategis juga mengucapan terima kasih atas nama pak bupati dan pimpinan atas kerja keras Satgas, baik tingkat kecamatan, desa dan kelurahan juga RT atas upaya pencegahan penyebaran covid-19.

“Untuk Satgas baik kecamatan, desa dan kelurahan untuk tetap semangat walau ada kekahwatiran dengan pemberlakuan PSBB,” ujarnya.

Camat Sepatan Kabupaten Tangerang Dadang Sudrajat menegaskan pihaknya melakukan vidcon dengan Asisten Pemerintahan dan Kesra untuk melakukan evaluasi hasil  pendataan penerima bantuan untuk masyarakat miskin dampak corona.

“Kemarin kita  rakor via zoom dengan Asada 1, pesetas Kades, Muspika dan PKH juga TKSK, serta Satgas covid tingkat kecamatan dan desa,” ujar Dadang

Dadang putra kelahiran Sepatan ini melanjutkan pada saat vidcon pak asda 1 juga mengingatkan agar kaitan pendataan Bansos baik yang dari pusat, provinsi maupun kabupaten agar mengacu pada ketentuan termaauk surta edaran pak bupati kaitan kriteria yang berhak mendapatkan.

“Saya mengajak untuk semua warga melalui satgas desa dan rt unttuk terus meng edukasi waga agar mematuhi ketentuan sebagaimana Perbup no 20 tahun 2020 yang sudah di keluarkan pak bupati,” kata Dadang

Dadang yang juga aktif di Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang lanjutkan, untuk merespon adanya Bansos untuk team pendata yakni Satgas yg telah ada agar lebih teliti, dalam memferivikasi warga, jangan sampai yang berhak tidak dapat yang tidak berhak malah mendapatkan, walau saat ini kita semua pasti terkena dampak, hal ini juga berpulang kembali kepada ke jujuran warga yang di data.

“Sementara kebijakan kami di tingkat kecamatan, desa, untuk menferivikasi data, kami minta kepada pak RT dan pak RW untuk melampirkan surat pernyataan kalau yang diajukan memang berhak yakni demgan mengisi form yang telah ada untuk di tanda tangan warga, jadi kedepan pak RT sebagai garda terdepan bersama Satgas terkena masalah karna datanya juga di lengkapi pernyataan yg menerima,” tegasnya. (IKP/Agie R)

-::-Ter Viral-::-


To Top
WhatsApp chat