Mahasiswa Ingatkan Janji Kampaye Zaki-Ombi

Mahasiswa Ingatkan Janji Kampaye Zaki-Ombi Foto: Ron/Lensa Fokus

TANGERANG, lensafokus.id - Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-76 dirayakan secara meriah di Lapangan Maulana Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Jumat (27/12/2019) malam. 

Sejumlah artis ibu kota diantaranya, Ayu Tingting, Jamrud, Padi Reborn menghibur ribuan masyarakat yang hadir. Namun di hari bersejarah itu, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) menggelar unjuk rasa di Jalan Raya Tangerang-Serang, tepatnya di Lampu Merah Bojong, Kecamatan Cikupa. Dalam aksinya, mereka mengingatkan janji politik Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli saat Pilbup Kabupaten Tangerang 2018.

Aktivis Himata Rival Ansori menyampaikan, beberapa janji-janji politik bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wakil Bupati Tangerang Mad Romli sudah diwujudkan. Namun beberapa program lainnya perlu menjadi perhatian. Seperti pengangguran, pendidikan, kesehatan, dan agraria. 

“Menginjak usia ke-76 Kabupaten Tangerang, dan selama 15 bulan kepimpinan Zaki-Ombi. Ada beberapa janji yang belum dijalankan. Maka mari diingat apa saja janji politik dulu. Karena kebanyakan pemimpin setahun, bahkan belum setahun sudah lupa janjinya,” kata Rival berdasarakan keterangan tertulis yang dikirim kepada wartawan, Senin (30/12/2019).

Rival mengingatkan, agar Zaki-Ombi segera menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang. Pasalnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran di Kabupaten Tangerang mendapat peringkat ke tiga se-Banten. Padahal, di Kabupaten Tangerang dihuni ribuan industri atau terkenal dengan Kota 1001 industri. 

“Angka pengangguran yang masih tinggi bisa berimbas dengan meningkatnya angka kemiskinan. Untuk itu, kami meminta Zaki-Ombi untuk mengentaskan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang,” harpanya.

Selain angka pengangguran yang masih tinggi, lanjut Rival, akses pelayanan dasar seperti Pendidikan dan kesehatan harus ditingkatkan. Hal itu karena, dilapangam masih ada sarana dan prasana Pendidikan yang belum maksimal, diantaranya SDN 3 Ciceruk, Kecamatan Mekar Baru, dan SMPN 7 Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis yang sampai saat ini belum memiliki gedung sekolah sendiri atau masih menumpang. Padahal, keberadaan sekolah tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. 

“Untuk itu, kami menyuarakan aspirasi masyarakat agar janji Zaki-Ombi untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, cerdas, sehat, dan sejahtera bisa terhujud,” tuturnya.

Rival juga mengingatkan Zaki-Ombi tidak menciptakan barrier atau pembatas antara pemerintah dan masyarakat. Birokrasi misalnya, salah satu penghalang masyarakat mengeluarkan aspirasinya. Semakin sedikit komunikasi maka semakin menurun pengukuran kinerja dimata masyarakat. 

“Jangan bangun barier di situ. Kalau birokrasi menjauhkan justru esensi pemimpin sebagai pamong hilang. Bukan pamong lagi malah jadi pangreh (kepemimpinan colonial_red) itu,” ungkapnya.

Namun Rival mengapresiasi Zaki-Ombi yang rajin mengikuti forum yang diadakan masyarakat. Meskipun begitu, hal tersebut dirasa masih kurang. Rival mengusulkan agar pendopo Bupati Tangerang dibuka setiap bulan. 

“Saya usul agar pendopo bupati dibuka diakhir pekan atau akhir bulan lah. Nanti masyarakat, Bupati dan kepala OPD berkumpul berdialog bersama. Sehingga masalah-masalah di Kabupaten Tangerang tanggap penanganan,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, berdasarkan evaluasi capaian berdasarkan misi yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2018-2023. Ditahun pertama atau 2018, Pemkab sudah merealisasikan program sanitasi berbasis pondok pesantren (Sanitren) di 46 Ponpes. Kemudian, pada 2019 program sanitren itu ditambah di 200 Ponpes. 

“Masih pada 2019, kami juga menambah bangunan di RSUD Balaraja dan kami juga membangun ruang kelas baru dibeberapa sekolah,” ungkapnya.

Zaki menambahkan, pada 2020 mendatang, Pemkab Tangerang juga akan menambah ruang kelas baru disejumlah sekolah dan membangun gedung sekolah baru. Kemudian, kata Zaki, Pemkab juga akan menambah fasilitas sarana kesehatan. Diantaranya membangun RSUD baru di wilayah Kecamatan Tigaraksa dan membangun dua gedung latihan tenaga kerja untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Tangerang. “Kami juga sudah meluncurkan aplikasi pengaduan masyarakat. Aplikasi itu bernama gemilag tangerangkab.go.id. silahkan masyarakat mengadu kesana, insyallah kami akan tindaklanjuti pengaduan itu,” pungkasnya. (ron)

Rate this item
(0 votes)
Go to top