Menuju Sekolah Berprestasi, SDN Tigaraksa IV Terus Berbenah

Menuju Sekolah Berprestasi, SDN Tigaraksa IV Terus Berbenah Foto: Heri/Lensa Fokus

TIGARAKSA, lensafokus.id - Pembangunan program budaya lingkungan bersih di sekolah akan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman sehingga dapat menunjang dalam kelancaran proses belajar mengajar, hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah Dasar Negeri Tigaraksa IV  Hj. Leli Suheryati, S.Pd, M.Pd, saat ditemui lensafokus.id di kantornya.

Diakuinya, menata lingkungan sekolah tujuan utamanya untuk membuat rasa nyaman setiap orang yang berada di sekolah terlebih peserta didik dalam mengikuti pelajaran maupun para pendidik dalam menyampaikan mata pelajaran.

Menurutnya, Pendidikan merupakan suatu proses kegiatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor lingkungan yang sehat.

Lingkungan yang sehat, indah dan nyaman akan memberikan suasana yang kondusif kepada seluruh warga yang berada di lingkungan sekolah.

Sebaliknya lingkungan yang kotor, tidak terawat dan tidak sehat sangat mengganggu terhadap proses belajar mengajar, maka dari itu setiap warga sekolah harus menciptakan lingkungan yang bersih, asri, rapi dan nyaman.

Mengingat betapa pentingnya lingkungan yang sehat, demi tercapainya sekolah yang berprestasi, Leli terus berbenah, menata halaman SDN Tigaraksa IV.

IMG 20191124 WA0020

“Lingkungan yang sehat dan bersih hanya dapat dibentuk dan dibangun melalui kekompakan dan kebersamaan seluruh warga sekolah itu sendiri,” terangnya.

Guru, para siswa dan seluruh warga sekolah merupakan faktor yang sangat penting dan tidak dapat dilaksanakan sesekali atau hanya dilaksanakan oleh perseorangan, akan tetapi harus berkelanjutan dan berkesinambungan sehingga lingkungan sekolah yang sehat dan kondusif benar-benar menunjang terhadap proses belajar mengajar.

“Kami melakukan banyak penataan, lokasi yang tadinya tidak menarik kami tata menjadi menarik. Lahan yang tidak terpakai, kami tata sehingga menambah kenyamanan , kalau kondisi sekolah  nyaman dan kondusif tentu akan berdampak kepada anak didik dalam menerima pelajaran di sekolah,” tegasnya.

Selain lingkungan yang sehat dan kondusif, Leli meningkatkan kedisiplinan dan pembelajaran aktif, efektif dan kreatif.

Dengan pembelajaran aktif, para guru merasa lebih mudah mentransfer pengetahuan dan ketrampilan. Guru hanya perlu menjadi fasilitator yang efektif dan kreatif, pembelajaran aktif akan membuat siswa menikmati proses pembelajaran dan membuat siswa lebih percaya diri.

Komunikasi yang intensif dengan penuh rasa kekeluargaan memang ditanamkan di SDN Tigaraksa IV, seluruh elemen mulai dari Kepala Sekolah, Staf Guru, Komite Sekolah dan Wali Murid membuat Sekolah inti bergerak maju. (Heri)

Rate this item
(0 votes)
Go to top